Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 September 2026 | 01.18 WIB

Marak Penipuan Tiket Kapal Online, Penumpang Diminta Kenali Tanda-tandanya

Ilustrasi penipuan online. (Magnific) - Image

Ilustrasi penipuan online. (Magnific)

JawaPos.com - PT PELNI (Persero) Cabang Surabaya mengimbau calon penumpang kapal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya berbagai modus penipuan tiket kapal. Sebab, perkembangan teknologi dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi laut kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan PT PELNI.

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Surabaya, Roni Abdullah mengungkapkan, para pelaku kini memanfaatkan media sosial dan saluran komunikasi pribadi untuk menjaring korban.

"Modus penipuan saat ini semakin beragam. Pelaku membuat akun media sosial palsu menggunakan foto dan video yang diambil dari akun resmi PELNI," ujar Roni, Jumat (25/9).

Dengan akun palsu tersebut, pelaku berpura-pura menjadi agen maupun petugas yang memiliki akses khusus untuk menyediakan tiket kapal PELNI. Tak hanya itu, pelaku juga kerap memberikan berbagai alasan agar calon korban mentransfer uang ke rekening pribadi maupun Virtual Account (VA) yang seolah-olah milik resmi PELNI.

Guna mencegah munculnya korban, Roni mengungkapkan sejumlah indikasi penipuan tiket yang perlu dicurigai masyarakat. Pertama, penawaran dilakukan melalui nomor ponsel pribadi atau akun media sosial yang tidak terverifikasi.

Pelaku biasanya mengaku agen atau pegawai resmi tetapi tidak dapat menunjukkan identitas resmi. Indikasi selanjutnya, tarif tiket yang ditawarkan tidak sesuai dengan harga resmi perusahaan.

Selanjutnya, calon penumpang biasanya diminta transfer ke rekening pribadi atau rekening yang tidak terafiliasi resmi. Pelaku selanjutnya menekan korban untuk segera membayar dengan alasan tiket akan hangus atau habis.

Selain itu, pelaku juga biasanya meminta data rahasia atau kode tertentu dengan dalih penerbitan tiket. Pada akhirnya, bukti pembayaran atau tiket fisik maupun digital tidak dapat diverifikasi dalam sistem resmi PELNI.

Roni mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming-iming proses instan maupun harga promo murah dari sumber yang tidak jelas. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu menguji kebenaran informasi serta melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui kanal resmi.

"Jangan hanya tergiur karena ditawarkan tiket dengan proses yang cepat. Pastikan terlebih dahulu sumber informasinya dan lakukan pembelian hanya melalui Aplikasi PELNI MOBILE," ucapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore