
Kabid Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Jamsostek Disperinaker Kota Surabaya Tranggono Wahyu Wibowo (Dok Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya meminta PT Hersindo Logistic bersikap kooperatif. PT Hersindo diminta menyerahkan data pencari kerja yang mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari penelusuran dugaan pelecehan seksual saat rekrutmen.
Langkah yang diambil Disperinaker Surabaya ini menindaklanjuti dugaan pelecehaan seksual yang dilakukan HRD usai viral di sosial media Threads. Petugas kemudian mendatangi perusahaan dan bertemu dengan penasihat hukum untuk meminta keterangan awal terkait kasus tersebut.
Kabid Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Jamsostek Disperinaker Kota Surabaya Tranggono Wahyu Wibowo mengatakan data para pencari kerja diperlukan untuk memastikan informasi mengenai dugaan tindakan tersebut.“Kami minta kepada perusahaan agar data yang mengikuti interview diserahkan ke kami,” kata Tranggono ditemui awak media, Jumat (18/9).
Setelah data diterima, Disperinaker berencana menghubungi para pencari kerja yang mengikuti proses rekrutmen. Konfirmasi tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang mengalami atau mengetahui kejadian serupa. “Kami akan kontak satu per satu kepada para pencaker yang ikut interview di sini, proses rekrut di sini, untuk memastikan bahwa yang disampaikan itu adalah benar,” ujarnya.
Tranggono menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari proses pencarian fakta. Hingga saat ini, Disperinaker belum memiliki bukti yang dapat memastikan dugaan pelecehan tersebut benar terjadi.“Laporan ini juga kami belum ada bukti ya, sehingga kami juga harus bersama-sama membuktikan,” jelasnya.
Dalam proses penelusuran, perusahaan juga diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi. Termasuk terkait pihak yang disebut melakukan interview terhadap pencari kerja.
Menurut Tranggono, perusahaan sebelumnya menyampaikan tidak mengetahui adanya dugaan tindakan tersebut. Proses interview disebut dilakukan secara individual oleh pihak yang kini menjadi perhatian dalam laporan.
Disperinaker juga masih mendalami kapasitas orang tersebut ketika melakukan proses interview. Hal itu untuk mengetahui apakah yang bersangkutan bertindak atas nama perusahaan atau atas dasar kepentingan pribadi.
“Yang bersangkutan itu bertindak atas nama apa. Apakah dia atas nama pribadi atau atas nama perusahaan. Itu masih panjang nanti proses penyelidikannya,” kata Tranggono.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022