
Anggota DPC PDI Perjuangan Surabaya Achmad Hidayat resmi dipecat dari keanggotaan partai berlambang banteng usai sowan ke Presiden ke-7 Joko Widodo. (istimewa)
JawaPos.com - Achmad Hidayat mengaku legowo terkait pemecatan dirinya dari keanggotaan Partai PDI Perjuangan. Hidayat mengatakan tetap memberikan respon bagus dan menyebut selama menjadi anggota hanya berkontribusi sedikit.
"Ya saya menyampaikan terima kasih sudah diberikan kesempatan. Saya bersama almarhum Pak Adi Sutarwijono dulu bisa memenangkan Pilkada Eri-Armuji dua kali, memenangkan Pilwali Bu Risma di Surabaya. Sekalipun sumbangsih saya kecil sekali secara politik di PDI Perjuangan, saya berterima kasih," kata Achamd, Selasa (15/9).
Dia menegaskan tetap berpegang teguh pada amanat partai. Bahwa PDIP merupakan bagian dari NKRI yang berasaskan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Kalau memang saat ini DPP partai melihat langkah saya itu abot (berat) ke urusan partainya, bukan urusan kebangsaannya, ya monggo. Nanti biar waktu yang menguji. Saya legawa dan berterima kasih sekali," katanya.
Sementara Achmad menjelaskan bahwa kunjungan ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo hanya untuk silahturahmi. Kunjungan itu dilakukan pada Juli lalu. "Betul. Saya ke rumah Jokowi itu kurang lebih bulan Juli ya, Mbak. Hanya jadi silaturahim, lalu saya posting di Instagram itu," katanya. Kemudian, tak lama setelah itu, pada bulan lalu ada usulan pemecatan dari DPC Kota Surabaya ke DPP. "Saya kemudian dipanggil oleh DPP," katamya.
Hidayat mengatakan, agendanya berkunjung ke rumah Jokowi pada Juli lalu dilakukan atas inisiatif pribadi setelah ziarah ke makam Mbah Hasan Besari di Ponorogo. Saat itu, ia menegaskan tidak menggunakan atribut partai. "Saya pakai pakaian putih netral, atas inisiatif saya sendiri," ujarnya.
Saat berkunjung, Hidayat datang bersama sejumlah rekan, termasuk kader senior PDIP dan pihak swasta. Ia mengaku hanya bersilaturahmi, berfoto, dan sempat menanyakan soal keharmonisan hubungan kebangsaan.
"Sekalipun ngobrolnya berdua dengan saya, penyampaiannya (Jokowi) 'Saya tidak ada masalah dengan Ibu Mega, dan suatu saat nanti mesti akan ketemu.' Nah, hanya ngobrol itu aja yang saya ungkapkan ke DPP," ceritanya.
Buntut dari unggahan foto kunjungan tersebut di media sosialnya, DPC PDIP Surabaya mengusulkan pemecatan dirinya ke DPP PDIP. Hidayat kemudian dipanggil untuk sidang Komite Etik dan Disiplin PDIP yang dipimpin Sadarestuwati pada 26 Agustus lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022