Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 September 2026 | 05.16 WIB

Usai Lulus Spesialis Anestesi FK UNAIR, Dokter Apolonia Kembali Mengabdi di NTT

dr. Apolonia Berenika Badu (kanan) siap kembali ke NTT untuk mengabdi dan memperkuat layanan kesehatan di RSUD Bajawa. (Dok Humas FK UNAIR) - Image

dr. Apolonia Berenika Badu (kanan) siap kembali ke NTT untuk mengabdi dan memperkuat layanan kesehatan di RSUD Bajawa. (Dok Humas FK UNAIR)

JawaPos.com – Ada kebanggaan luar biasa yang dirasakan Apolonia Berenika Badu pada Selasa (8/9) lalu. Apolonia secara resmi telah menyandang gelar baru pasca merampungkan pendidikan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Nama barunya kini adalah dr. Apolonia Berenika Badu, Sp.An-TI.

“Saya sangat bersyukur atas kemurahan Tuhan yang memberikan kesempatan hingga bisa berada di sini pada Pelantikan Dokter Spesialis Angkatan ke-158. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami yang berasal dari luar Jawa diberikan ruang untuk menimba ilmu di FK UNAIR,” ujar Apolonia.

Setelah selesai pendidikan maka Apolonia akan kembali ke daerah asalnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Apolonia merupakan dokter ASN yang selama ini bertugas di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores. Ia menempuh pendidikan spesialis melalui beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Ngada.

Gelar spesialis tersebut diperolehnya setelah menjalani pendidikan di Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK UNAIR. Apolonia kini memiliki kompetensi dalam penanganan pasien kritis, perawatan di ruang intensif atau ICU, resusitasi, hingga manajemen nyeri.

Dia dilantik bersama 136 dokter spesialis dan subspesialis lainnya dalam Pelantikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Angkatan ke-158 FK UNAIR di Aula FK UNAIR, Selasa (8/9).

Bagi Apolonia, kelulusan itu bukan sekadar akhir dari masa pendidikan. Ia harus kembali ke RSUD Bajawa dan menerapkan keahlian yang didapat selama menempuh pendidikan di Surabaya.

Pilihan untuk kembali ke NTT juga tidak lepas dari pengalamannya selama menjalani pendidikan. Selain menjalani aktivitas akademik dan pelayanan klinis, Apolonia terlibat dalam kegiatan kemanusiaan sebagai relawan medis.

Ia pernah bergabung dalam tim penanggulangan bencana yang melibatkan RSUD Dr Soetomo dan FK UNAIR. Salah satu tugasnya adalah memberikan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Flores, NTT.

Pengalaman tersebut membuatnya melihat secara langsung kebutuhan layanan medis di daerah terdampak bencana.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore