
BBPOM di Surabaya menyita dan memusnahkan 97 ribu tablet obat ilegal senilai Rp 540 juta dari Jabodetabek. (Humas BBPOM Surabaya)
JawaPos.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya memusnahkan 97.676 tablet obat ilegal. Obat-obatan tersebut hasil penyitaan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.
Obat-obatan yang dimusnahkan karena ditemukan mengandung bahan-bahan yang terlarang, yaitu Trihexyphenidyl dan Tramadol, dengan nilai yang tidak sedikit, yakni Rp 540.030.000 atau Rp 540 juta.
Kepala Balai Besar POM di Surabaya, Yudi Noviandi mengatakan, puluhan ribu obat keras tanpa izin edar tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang digelar pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
"Jumlah obat-obatan ilegal yang dimusnahkan itu terdiri dari 77.016 tablet putih berlogo Y (Trihexyphenidyl) dan 20.660 tablet putih berlogo TMD (Tramadol) dalam kemasan strip," tuturnya, Jumat (7/8).
Yudi menjelaskan obat ilegal tersebut dikirim dari wilayah Jabodetabek, dan rencananya diterbangkan via Bandara Juanda menuju Makassar untuk didistribusikan ke Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.
Yudi mengungkapkan, obat ilegal itu dikirim dari wilayah Jabodetabek melalui Bandara Juanda menuju Makassar. Selanjutnya, barang tersebut diduga akan diedarkan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.
"Pengiriman (obat ilegal) ini terdeteksi saat melalui pemindaian X-ray di bandara. Modusnya menggunakan identitas ilegal, memanfaatkan jalur penjualan daring dan pengiriman ekspedisi," imbuhnya.
Kepala BBPOM Surabaya mengklaim pengungkapan kasus obat ilegal ini berhasil menyelamatkan sedikitnya 10.000 pelajar di Jawa Timur sari potensi penyalahgunaan obat tak berizin.
"Penyalahgunaan OOT (obat-obat tertentu), seperti trihexyphenidyl dan tramadol tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi merusak masa depan bangsa melalui penurunan kualitas generasi muda," kata Yudi.
Selain memusnahkan barang bukti, Balai Besar POM di Surabaya juga akan menelusuri asal pemasok serta mengungkap jaringan distribusi obat ilegal yang terlibat dalam peredaran tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022