Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 03.46 WIB

Kondisi Terkini Babinsa dan Petugas Damkar Korban Kericuhan Konser Denny Caknan di Surabaya

Seorang anggota Babinsa (TNI) berinisial S, 42, berbaring di ruang ICU RSUD Dr Soewandhie. Ia menjadi korban kericuhan di konser Denny Caknan, Minggu malam (5/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Seorang anggota Babinsa (TNI) berinisial S, 42, berbaring di ruang ICU RSUD Dr Soewandhie. Ia menjadi korban kericuhan di konser Denny Caknan, Minggu malam (5/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Billy Daniel Messakh mengungkap kondisi terkini dua korban yang mengalami patah tulang dalam insiden kericuhan di konser Denny Caknan pada Minggu malam (5/7).

Dua korban tersebut, yakni seorang anggota Babinsa (TNI) berinisial S, 42 tahun, dan seorang personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya berinisial F, 47 tahun. Keduanya warga Kota Pahlawan.

"Mereka ini bertugas mengamankan acara. Jadi semalam di sana (lokasi konser) itu ada Polisi, TNI, Satpol PP, Damkar, banyak. Kalau di liat dari video yang beredar juga wah banyak banget penontonnya," ujarnya, Senin (6/7).

Sebagai informasi, konser Denny Caknan merupakan bagian dari Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks THR, Minggu (5/7), yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, kericuhan bermula saat pintu pagar area konser ditutup oleh panitia sekitar pukul 19.00 WIB. Namun di area luar, penonton membludak dan masih banyak yang belum bisa masuk.

Ribuan penonton berdesakan di area pintu masuk vanue konser Denny Caknan. Situasi semakin tidak terkendali ketika penonton di barisan depan saling dorong hingga pagar pembatas ambruk dan melukai sejumlah orang.

Dokter Billy menyebut total ada 10 orang yang mendapat penanganan di RSUD Soewandhie. 8 korban telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan, sedangkan 2 orang direncanakan menjalani operasi.

"Ada yang terinjak-injak perutnya, pahanya, yang dua korban masih dirawat ini mengalami patah tulang karena menahan pagar (yang didorong oleh ribuan penonton yang memaksa masuk)," imbuhnya.

Dua Korban Patah Tulang dan Dijadwalkan Jalani Operasi
Dokter Billy menjelaskan korban berinisial S, anggota Babinsa mengalami patah tulang paha kiri bagian atas dan dijadwalkan menjalani operasi.

Sementara itu, korban berinisial F, personel DPKP Surabaya juga mengalami patah tulang di bagian leher. Keduanya kini dirawat di ruang ICU RSUD Dr. Soewandhie, sebelum menjalani tindakan operasi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore