Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juni 2026 | 05.41 WIB

Demo Mahasiswa di Surabaya Diwarnai Tabur Bunga, Massa Bakar Poster Prabowo-Gibran

Aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berakhir damai. Massa membakar poster Prabowo-Gibran dan melakukan aksi tabur bunga. (Aca for JawaPos.com)

JawaPos.com -  Aksi demonstrasi yang diikuti ribuan massa dari kelompok mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya pada Rabu sore (17/6), berakhir damai.

Dari pantauan awak media di lokasi, massa aksi mulai memadati Jalan Gubernur Suryo sejak pukul 13.00 WIB. Aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, kemudian membubarkan diri pada pukul 16.30 WIB.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam unjuk rasa di Surabaya adalah aksi membakar poster dan atribut bergambar Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Tak berhenti di situ, di tengah kepulan asap yang membumbung dari tumpukan atribut yang terbakar, massa membentuk lingkaran dan menaburkan bunga mawar dan melati ke arah atribut Prabowo-Gibran.

“Kita membakar bunga, menyan saat ini sebagai bentuk matinya reformasi Indonesia saat ini. (Aksi simbolik) ini juga ungkapan turut berduka cita atas kesejahteraan Indonesia,” ucap salah seorang orator aksi.

Setelah membakar poster Prabowo-Gibran serta menabur bunga mawar itu, ribuan massa aksi demonstrasi di Surabaya kompak menyanyikan lagu Indonesia Pusaka. "Indonesia tanah air beta,
Pusaka abadi nan jaya..."

Presiden BEM Universitas Airlangga, M Rizqi Senja Virawan mengatakan aksi demonstrasi ini merupakan wadah bagi kelompok mahasiswa untuk menyuarakan kegelisahan mereka terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Mereka mengkritik dan menuntut pemerintahan Prabowo-Gibran untuk menghentikan program-program yang konsumtif dan tidak berkelanjutan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami di sini satu suara untuk menuntut dihentikannya program Makan Bergizi Gratis (MBG), kaya gitu, serta menuntut dihentikannya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ujar Senja di sela-sela aksi.

Senja menyebut ada 5 tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi mahasiswa di Surabaya, Rabu (17/6):
1. Hentikan Program Makan Bergizl Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore