Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 19.20 WIB

Lima Bulan Pertama 2026, Kasus TBC di Surabaya Tembus 4.191 Orang

Ilustrasi kegiatan tracing dan skrining TBC di fasilitas pelayanan kesehatan di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi kegiatan tracing dan skrining TBC di fasilitas pelayanan kesehatan di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Kasus Tuberkulosis (TBC) di Surabaya masih menjadi perhatian. Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat sepanjang Januari hingga Mei 2026, sebanyak 4.191 warga terdiagnosis penyakit tersebut.

Kepala Dinkes Surabaya Billy Daniel Messakh menjelaskan, dari total kasus yang ditemukan, sebanyak 4.078 pasien tergolong TBC sensitif obat (SO), sedangkan 113 lainnya merupakan kasus TBC resistan obat (RO).

"Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan. Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasyankes di Surabaya," ujarnya, Jumat (12/6).

Untuk kasus kategori TBC sensitif obat, sebanyak 3.443 pasien atau sekitar 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sementara itu, 90 dari 113 pasien TBC resistan obat sudah menjalani terapi.

Billy menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak tinggal diam. Upaya penanggulangan TBC melalui kegiatan tracing dan screening, terus dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah.

"Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ada 5 area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan tersebut, baik terhadap orang yang kontak langsung dengan pasien TBC maupun tidak bergejala," imbuhnya.

Kinerja penanganan TBC di Surabaya pun menunjukkan hasil positif. Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO mencapai 89,36 persen, dengan angka kematian pasien sebesar 1,80 persen.

Sebagai langkah pencegahan penularan, Dinkes Surabaya telah melaksanakan 2.461 investigasi kontak. Sebanyak 2.729 orang yang tinggal serumah dengan pasien juga menerima terapi pencegahan TBC.

"Sementara capaian skrining (dari periode Januari - Mei 2026) telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk (Surabaya) yang harus diskrining," pungkas Billy. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore