
Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan mengatakan pihaknya memperketat pengawasan di pelabuhan dan bandara untuk mencegah penyebaran Hantavirus. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pengawasan pasca munculnya wabah hantavirus dalam perjalanan kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik merenggut 3 nyawa penumpang. Insiden ini kekhawatiran masyarakat global.
Terlebih saat ini memasuki musim ibadah haji, di mana jutaan muslimah dari berbagai penjuru dunia melakukan perjalanan jauh untuk menunaikan rukun islam yang ke-lima di Tanah Suci Arab Saudi. Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan seusai ada instruksi dari Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.
"Pengawasan ini dilakukan di pelabuhan maupun di bandara. Di pelabuhan, kapal-kapal pasti kami periksa sanitasinya, termasuk keberadaan tikus," ujar Rosidi di Asrama Embarkasi Surahaya, Rabu (13/5).
Hantavirus merupakan virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini umumnya ditularkan melalui hewan pengerat, seperti tikus. Gejalanya seperti demam, nyeri otot, mual, dan kelelahan.
"Tikus merupakan indikator kebersihan lingkungan yang kurang baik, jika ada satu tikus, biasanya ada gerombolannya yang membuat sarang dan menjadi pemicu risiko virus," lanjutnya.
Menurut Rodisi, pelabuhan menjadi lokasi dengan potensi penyebaran hantavirus tinggi. Di sana, banyak kapal, kendaraan, dan ribuan bahkan jutaan orang melalukan mobilitas setiap harinya.
"Pelabuhan ini pintu masuk negara yang memiliki potensi (penyebaran hantavirus) karena faktor kelembapan. Kapal-kapal yang datang, baik kapal besar, kapal pesiar, maupun lokal atau feri," terang Rosidi.
Tim BBKK Surabaya secara berkala memeriksa kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan, guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga sekaligus mencegah penyebaran Hantavirus yang ditularkan tikus.
Selain pelabuhan, pengawasan juga diperketat di bandara, stasiun, dan titik transportasi umum lainnya. Area seperti ruang logistik, gudang gelap, hingga ruangan kosong dengan sanitasi buruk menjadi fokus pemantauan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
