Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 05.08 WIB

84 Penyanyi Dangdut di Surabaya Jadi Korban Arisan Bodong, Rugi Rp 2,2 Miliar

Sejumlah penyanyi dangdut mendatangi rumah aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Mereka mengaku menjadi korban arisan bodong dengan total kerugian Rp 2,2 miliar, Selasa (12/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Sejumlah penyanyi dangdut mendatangi rumah aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Mereka mengaku menjadi korban arisan bodong dengan total kerugian Rp 2,2 miliar, Selasa (12/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Nasib malang dialami 84 penyanyi dangdut asal Surabaya. Mereka menjadi korban dugaan arisan bodong berkedok investasi cepat. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,2 miliar.

Salah satu korban bernama Dea Bonita, 22 tahun, mengatakan awalnya tak menaruh curiga karena yang mengajak adalah rekan seprofesinya, yakni Novita Sari dengan nama panggung Novita Amanda.

Ia pun mantap mengikuti arisan tersebut sejak Februari 2026. Pelaku menggunakan skema jual beli arisan fiktif dengan iming-iming keuntungan yang sangat tinggi, mulai dari 20 persen hingga 50 persen.

Uang pertama yang disetor Dea ke Novita sebesar Rp 1 juta. Dea dijanjikan akan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 1,1 juta sampai Rp 1,2 juta secara bulanan.

"Awalnya arisan ini sistem bulanan, lalu berubah jadi dua minggu sekali, sampai akhirnya seminggu sekali dan bahkan ditawarkan setiap hari, karena lancar di awal, kami tidak curiga," ujar Dea kepada awak media, Selasa (12/5).

Namun tiba-tiba, Novita menghilang dan membuat para korban bingung. Bahkan melalui group WhatsApp arisan yang dibikin, Novita membuat pengakuan mengejutkan bahwa arisan yang selama ini dikelolanya adalah fiktif.

“Sudah ada bukti nyata Novita pengakuan bahwa itu adalah arisan bodong. Dia mengakui bahwa arisannya emang enggak ada, fiktif. Jadi dia memutarkan uang (korban) itu tadi sampai akhirnya jebol kayak gini,” imbuhnya.

Dea menyebut korban arisan bodong Novita berasal dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto, dengan kerugian beragam, bahkan ada yang mencapai 195 juta. Dea sendiri mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.

Senada dengan Dea, korban lain bernama Jihan Savita, 22 tahun, juga tak menyangka bahwa arisan yang dikelola Novita Amanda yang merupakan teman sesama penyanyi dangdut adalah bodong.

“Awalnya kita nggak ada curiga sama sekali karena juga sesama teman penyanyi juga, jadi ya percaya saja. Aku naruh uang arisan pertama pada Februari 2026 dengan perjanjian untung sekitar 20 persen," tutur Jihan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore