Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 18.46 WIB

Respons Eri Cahyadi Soal Insiden Ratusan Siswa di Surabaya Diduga Keracunan MBG 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi merespon insiden ratusan siswa diduga mengalami keracunan MBG pada Senin (10/5) kemarin. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi merespon insiden ratusan siswa diduga mengalami keracunan MBG pada Senin (10/5) kemarin. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara terkait dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa TK - SMP di Tembok Dukuh usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5).

Setelah menerima laporan insiden tersebut, ia menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak cepat dengan memanggil seluruh sekolah penerima MBG yang mendapat distribusi makanan dari SPPG Tembok Dukuh.

"Jadi insyaallah kemarin itu kita sudah kroscek, ya, panggil langsung ke seluruh sekolah," ujar Wali Kota Eri setelah menghadiri acara di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Selasa (12/5).

Dari pengakuan pihak-pihak yang dipanggil, sebelum paket makanan MBG dibagikan ke siswa, pihak sekolah telah melakukan pengecekan, seperti bau, tekstrur, dan tidak ditemukan hal mencurigakan.

"Sebelum dibagikan memang sekolah itu sudah mengecek dari bau, basahnya, tidak ada yang menjurus ke basi, tetapi setelah 2 jam terjadi itu, karena itu masih di lab kan, hasilnya apa nanti kita tunggu ya," imbuhnya singkat.

Kronologi singkat 

Ratusan siswa yang berasal dari 12 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Kecamatan Bubutan, Surabaya mengalami keracunan setelah menyantap makanan MBG pada Senin pagi (11/5).

Korban dilarikan ke Puskesmas Tembok Dukuh dan RSIA IBI Surabaya. Adapun menu MBG yang dimakan korban berasal dari satu dapur SPPG yang terletak di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, drg Tyas Pranadani mengatakan, total ada 200 siswa dari 12 sekolah yang diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu MBG dari dapur SPPG yang sama.

Ia menjelaskan gejala yang dialami para korban yakni mual dan pusing. Dari keterangan guru, dugaan sementara keracunan dipicu oleh hidangan berbahan daging yang disajikan dalam menu tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore