
Pelantikan Syaifuddin Zuhri menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2024 - 2029, menggantikan Adi Sutarwijono alias Awi, Rabu (6/5). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kursi Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terisi. Syaifuddin Zuhri resmi dilantik menggantikan almarhum Adi Sutarwijono, membawa harapan baru bagi arah kebijakan dan perjuangan aspirasi rakyat di Kota Pahlawan untuk periode 2024–2029.
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya periode 2024 - 2029, menggantikan Adi Sutarwijono alias Awi yang meninggal pada 10 Februari 2026.
Pelantikan berlangsung khidmat dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (6/5), serta disaksikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, jajaran Forkopimda, dan anggota DPRD Surabaya.
Dalam sumpah jabatan, Syaifuddin Zuhri atau yang akrab disapa Ipuk, berkomitmen menjalankan amanah dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya,” tuturnya dengan lantang dihadapan ratusan para hadirin.
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja sungguh-sungguh demi tegaknya demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi maupun golongan,” imbuhnya.
Ia berjanji akan menjadi penyambung suara rakyat, memperjuangkan aspirasi masyarakat demi tercapainya tujuan nasional serta kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan terisinya posisi Ketua DPRD Surabaya, pelantikan ini diharapkan memperkuat sinergi antara legislatif dan pemerintah kota, terutama dalam menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Ipuk kini dihadapkan pada tantangan untuk melanjutkan kepemimpinan serta menjaga stabilitas politik daerah, sekaligus memastikan aspirasi warga Surabaya tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
"Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," pungkas kader PDI Perjuangan tersebut.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
