Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Mei 2026 | 23.12 WIB

May Day 2026: Ribuan Buruh Geruduk Kantor Gubernur Jatim, Sindir Upah Murah dan Pajak Pesangon

Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa organisasi serikat pekerja, melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Kota Surabaya pada Jumat (1/5). - Image

Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa organisasi serikat pekerja, melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Kota Surabaya pada Jumat (1/5).

JawaPos.com - Ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa organisasi serikat pekerja, melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Kota Surabaya pada Jumat (1/5).

Aksi diikuti lebih dari enam ribu buruh dari berbagai daerah industri di Jawa Timur, di antaranya dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, Jombang, Jember, Banyuwangi, hingga Lumajang.

Dari pantauan JawaPos.com, ribuan buruh berkumpul di depan Kantor Gubernur sekitar pukul 15.03 WIB. Mereka mengenakan seragam serikatnya masing-masing. Mereka juga memegang poster bertuliskan keresahan. 

Misalnya "THR (Tunjangan Hari Raya) itu Hak Buruh, Bukan Hakmu", ada juga "Stop Pajak Pesangon, Rakyat Butuh Makan, Bukan Potongan," "Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah".

Poster bernada satir juga mewarnai jalannya demo peringatan Hari Buruh di Surabaya, seperti "Upah Kini Seperti Nyawamu, Murah! "Buruh Bayar PPh Pakai Keringat, Penguasa Makan Nikmat". 

Wakil Sekretaris DPW FSPMI Provinsi Jawa Timur, Nuruddin Hidayat mengatakan sebelum berkumpul di titik aksi, depan Kantor Gubernur Jawa Timur, ribuan massa melakukan long march dari BG Junction Mall, Jalan Bubutan.

"Aksi May Day merupakan agenda tahunan untuk menuntut realisasi komitmen pemerintah, agar tidak sekadar janji, melainkan diwujudkan dalam kebijakan konkret yang benar-benar berpihak kepada buruh," ujar Nurudin. 

Dalam aksi May Day 2026, buruh Jawa Timur membawa 21 tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Buruh menuntut penghapusan outsourcing, penolakan upah murah, hingga perlindungan pekerja digital.

Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur mendesak realisasi komitmen pemerintah, mulai dari penyediaan rumah murah, pengawasan praktik outsourcing, penegakan UMK, hingga pembentukan satgas pencegahan PHK. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore