
Pemkot Surabaya masih menonaktifkan 147 ribu kartu keluarga karena tidak ditemukan dalam survei DTSEN. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menonaktifkan sementara ratusan ribu kartu keluarga (KK) yang tidak ditemukan dalam survei Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kepala Dinkominfo Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan bahwa per 31 Maret 2026, terdapat 148.537 KK yang dinonaktifkan sementara karena tidak diketahui keberadaannya dalam survei DTSEN.
Eddy menjelaskan, warga yang status KK-nya dinonaktifkan sementara tidak dapat mengakses berbagai layanan publik yang terhubung langsung dengan data administrasi kependudukan.
Layanan yang terdampak antara lain pengurusan administrasi, pendaftaran beasiswa pendidikan, hingga pengajuan perizinan usaha karena data NIK tidak dapat diproses selama masih berstatus nonaktif.
“Ketika data kependudukan dinonaktifkan sementara, otomatis pengajuan bantuan kepada Pemkot tidak dapat diproses,” ucap Eddy di Surabaya, Minggu (19/4).
Penonaktifan dilakukan karena petugas tidak menemukan penghuni di alamat yang tertera saat proses pendataan DTSEN berlangsung di lapangan. Sebagian warga karena pindah domisili hingga tinggal di luar negeri.
"Saat petugas turun langsung ke lapangan, mereka (warga) tidak berada di alamat saat pendataan. Karena itu kami harapkan ada klarifikasi dari yang bersangkutan (sehingga bisa mengakses layanan kembali),” ajaknya.
Warga Surabaya dapat mengecek status penonaktifan NIK melalui laman resmi https://surabaya.go.id/id/page/0/25002/cek-status-penonaktifan-nik, sebelum mengajukan proses konfirmasi sesuai alamat pada dokumen kependudukan.
Selain secara daring, masyarakat juga bisa datang langsung ke kantor kelurahan sesuai alamat Kartu Keluarga untuk memastikan status data dan menyerahkan dokumen pendukung klarifikasi.
“Masyarakat bisa mengecek melalui website atau datang langsung ke kelurahan. Setelah warga melakukan klarifikasi dan mengonfirmasi keberadaannya, status nonaktif sementara akan otomatis dibuka,” terang Eddy.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
