
Ilustrasi kantong plastik yang kini mengalami kenaikan signifikan akibat konflik di Timur Tengah. (Dokumentasi Jawa Pos Group)
JawaPos.com - Konflik di Timur Tengah hingga penutupan Selat Hormuz memicu gangguan distribusi petrokimia dunia. Akibatnya, harga komoditas plastik mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat.
Lonjakan harga plastik di pasaran bahkan mencapai 60 persen. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat plastik masih banyak digunakan masyarakat sebagai kemasan ekonomis.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah strategi agar para pelaku UMKM bisa menjaga stabilitas produksi dan kenaikan harga plastik tak berdampak signifikan pada harga sembako.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, menyatakan kenaikan harga plastik saat ini dipengaruhi oleh dinamika global.
"Memang kenaikan harga plastik sekarang ini cukup signifikan ya, sekitar 30 sampai 60 persen. Jadi memang dipacu pasokan global dan harga energi di dunia yang tidak bisa kita hindari," ujar Mia, Rabu (8/4).
Ia tak menampik bahwa kenaikan harga plastik berdampak langsung pada pelaku usaha, terutama pada biaya produksi. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga jual jika tidak diantisipasi dengan inovasi.
"Memang terasa dengan perubahan atau kenaikan harga plastik ini, tetapi kita melakukan pendampingan UKM, misalnya dengan inovasi kemasan, karena pasti akan berpengaruh dengan harga biaya produksi," imbuhnya.
Mia menyebut keluhan dari pelaku usaha terkait kenaikan harga plastik belum terlalu banyak. Meski begitu, Pemkot mendorong pelaku UMKM Surabaya untuk beralih ke alternatif kemasan non-plastik yang ramah lingkungan.
"Keluhan belum banyak, tetapi kita tetap antisipasi karena kan tidak tahu perkembangan ke depan. Kita dorong inovasi kemasan di UMKM supaya tidak lagi plastik, sehingga menekan biaya produksinya," tegas Mia.
Selain mendorong penggunaan kemasan alternatif, Dinkopumdag Surabaya menilai penyesuaian pola distribusi dan penjualan bisa jadi solusi jangka pendek, seperti menjual dalam jumlah besar untuk mengurangi plastik kecil.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
