
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dokter Billy Daniel Messakh mengungkap kondisi terkini korban keracunan massal di Sidodadi. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya buka suara soal insiden diduga keracunan massal yang menimpa puluhan warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, usai menyantap nasi berkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh mengatakan, warga diduga korban keracunan massal kini kondisinya berangsur stabil. Meski begitu, 3 warga masih harus menjalani rawat inap.
"Yang (masih) ditangani di rumah sakit ada tiga orang. Dua di RSUD Soewandhie dan satu ke RS Al Irsyad, yang lainnya rawat jalan, kondisinya stabil semua," ucapnya ketika dikonfirmasi, Minggu (5/4).
Dari informasi yang diterima, Billy mengatakan bahwa gejala keracunan pada warga mulai terjadi pada Rabu pagi (1/4).
Itu sehari setelah makan nasi berkat tahlilan tujuh hari meninggalnya salah seorang warga pada Selasa malam (31/3). Gejalanya mayoritas adalah badan lemas, mual, hingga diare.
"Kalau dari ceritanya itu, sampai hari Sabtu, tanggal 4 April 2026, jumlah warga yang terdampak ada 21 orang, dengan 17 rawat jalan, 4 rawat inap," lanjutnya.
Dokter spesialis bedah umum tersebut belum bisa memastikan penyebab pasti dari insiden keracunan massal yang menimpa puluhan warga Sidodadi. Sebab, pihaknya tak memiliki sampel makanan yang dikonsumsi warga.
"Karena sudah habis makanannya, kejadiannya kan sudah tanggal 31 Maret kemarin jadi nggak sempat dapat sampelnya. Korban pun sekarang sudah nggak muntah lagi, jadi nggak bisa dapat sampelnya," tutur dokter Billy.
Warga Surabaya dibuat geger dengan insiden keracunan massal yang dialami puluhan warga Jalan Sido Kapasan Gang 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Sabtu (4/5).
Berdasarkan dugaan awal, insiden terjadi setelah warga kampung tersebut mengonsumsi makanan berkat dari acara tahlilan tujuh hari wafatnya salah satu warga setempat pada Selasa malam (31/3).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
