
Ilustrasi pencurian. (Dokumentasi JawaPos.com)
JawaPos.com–Dua pria asal Pulau Madura babak belur diamuk massa setelah kepergok hendak membobol rumah warga di Jalan Beji Rahayu, Kelurahan Pakal, Kota Surabaya, pada Senin (23/3) dini hari.
Kapolsek Pakal AKP Mulya Sugiharto membenarkan peristiwa tersebut. Kedua pelaku berinisial RS dan HL, yang diketahui merupakan warga Kabupaten Sampang, Madura.
Keduanya nekat masuk ke dalam rumah dengan menggunakan kunci L yang telah dimodifikasi. Tujuannya jelas, yakni mencuri motor. Nahas, aksinya terpergok warga dan justru menjadi sasaran amukan.
”Pelaku sudah bisa membobol pagar rumah korban menggunakan kunci L yang sudah di ubah (untuk mencuri) sepeda motor korban. Sementara dua orang diamankan atas nama RS dan HL,” ucap Mulya Sugiharto, Selasa (24/3).
Saat kepergok warga dan ditegur, alih-alih menyerah, pelaku justru sempat memberikan perlawanan. Namun banyaknya massa dari warga setempat membuat RS dan HL kewalahan hingga babak belur.
Keduanya berusaha lari, namun satu pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya kabur. Massa yang saat itu tersulut emosi pun melampiaskan kekesalahannya dengan menghajar pelaku hingga tidak berdaya.
”Yang bersangkutan kaget akhirnya melakukan perlawanan dan dikejar. Akhirnya pelaku dapat diamankan di Jalan Raya Pakal-Benowo oleh Polsek Pakal dan masyarakat sekitar lokasi kejadian,” imbuh AKP Mulya.
Untuk satu pelaku lainnya berhasil kabur. petugas Polsek Pakal berhasil mengamankannya kurang dari 60 menit. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lanjutan.
”Selang dari satu jam untuk pelaku lainnya juga Alhamdulillah dapat diamankan di samping sungai bawah jembatan di wilayah Raci, Pakal. Saat ini kami masih melakukan pengembangan kasus,” tandas Mulya Sugiharto.
