
Ilustrasi petugas Satpol PP Kota Surabaya melakukan operasi yustisi untuk mendata para pendatang. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Fenomena urbanisasi pasca Lebaran selalu menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya setiap tahun, seiring meningkatnya arus pendatang dari daerah ke kota untuk mengadu nasib.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkot Surabaya melakukan pengawasan, salah satunya operasi yustisi untuk memeriksa administrasi, tempat tinggal, hingga pekerjaan pendatang.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menilai pengawasan ini dilakukan untuk mencegah urbanisasi memicu peningkatan masalah sosial di perkotaan, seperti bertambahnya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
"Termasuk pengemis dan gelandangan, serta meningkatnya potensi tindak kejahatan. Jadi kalau dia tidak memiliki pekerjaan yang jelas, tentu akan kami pertimbangkan untuk tidak masuk ke Surabaya,” ucapnya, Selasa (17/3).
Wali Kota Eri juga mengingatkan warga yang membawa atau mempekerjakan pendatang dari luar daerah, seperti pekerja rumah tangga atau pekerja lainnya, untuk membuat laporan ke pengurus RT/ RW setempat.
“Dengan begitu kita bisa mengetahui berapa warga Surabaya dan berapa pendatang yang datang, termasuk pekerjaan mereka. Ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban kota kita,” imbuhnya.
Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menuturkan bahwa Kota Pahlawan sejatinya terbuka bagi siapa saja yang ingin mencari penghidupan.
“Namun para pendatang diharapkan memiliki keterampilan dan tujuan yang jelas ketika datang ke kota tersebut. Oleh karena itu dalam operasi Yustisi ini, pendatang akan diperiksa kelengkapan administrasi, tempat tinggal, hingga pekerjaan yang dimiliki,” ujar Fikser.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini mengatakan dalam pelaksanaan operasi yustisi, pihaknya akan memperketat pengawasan guna memastikan data dan tujuan kedatangan.
“Datang ke Surabaya tanpa bekal pekerjaan itu akan menyulitkan pendatang itu sendiri. Kalaupun datang dengan janji pekerjaan tertentu, kita juga akan cek dokumen dan perusahaan yang dimaksud,” pungkas Zaini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022