Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Maret 2026, 15.52 WIB

Ledakan Arus Mudik Laut! 30 Ribu Penumpang Pelni Serbu Tanjung Perak Surabaya Jelang Lebaran 2026

Ilustrasi penumpang memasuki kapal PELNI saat masa angkutan lebaran. (Dokumentasi PT PELNI Cabang Surabaya) - Image

Ilustrasi penumpang memasuki kapal PELNI saat masa angkutan lebaran. (Dokumentasi PT PELNI Cabang Surabaya)

JawaPos.com — Semarak arus mudik Lebaran 2026 benar-benar terasa di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Lonjakan pemudik kapal laut terus terjadi, bahkan sudah menembus angka puluhan ribu hanya dalam hitungan hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dua hari menjelang Lebaran yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026), suasana pelabuhan makin padat oleh kedatangan penumpang.

Kapal KM Gunung Dempo dari Jayapura menjadi salah satu armada yang membawa gelombang besar pemudik ke Jawa Timur dan sekitarnya.

Kedatangan kapal tersebut menjadi gambaran nyata tingginya mobilitas masyarakat yang memilih jalur laut. Ribuan penumpang turun dengan membawa harapan bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Kepala Cabang PT Pelni Surabaya, Roni Abdullah, memaparkan data terbaru terkait arus mudik tahun ini. Ia menyebut jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Tanjung Perak sudah mencapai puluhan ribu orang.

"Pemudik yang datang menggunakan kapal Pelni per tanggal 19 Maret 2026, yang turun itu sebanyak 30.688," tuturnya. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut untuk mudik.

Meski terlihat ramai, Roni mengungkapkan ada penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini menjadi catatan tersendiri bagi operator transportasi laut di momen Lebaran tahun ini.

"Kalau itu mengalami penurunan ya dibandingin tahun lalu dengan periode yang sama di tahun 2025, di mana di tahun 2025 itu sebanyak 36.149. Itu ada penurunan sekitar 1,1 persen lah penurunannya," jelas Roni.

Penurunan ini cukup menarik di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan saat Lebaran. Banyak faktor yang diduga memengaruhi, mulai dari pilihan moda transportasi lain hingga perubahan pola perjalanan masyarakat.

Namun, kondisi berbeda justru terlihat pada arus keberangkatan dari Surabaya. Jumlah penumpang yang berangkat menggunakan kapal Pelni mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Untuk yang berangkat menggunakan kapal Pelni per Kamis (19/3), dari Surabaya ada kenaikan sedikit sekitar 0,7 persen, di mana di tahun 2026 ini yang berangkat sebanyak 8.360 orang. Sedangkan di tahun yang sama periode yang sama di tahun 2025 itu sekitar 6.024 orang," ujarnya.

Kenaikan ini menunjukkan Surabaya tetap menjadi salah satu titik penting dalam arus mudik nasional. Kota ini tidak hanya menjadi tujuan akhir, tetapi juga simpul keberangkatan menuju berbagai daerah di Indonesia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore