Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Maret 2026, 04.44 WIB

Pantau 28 Titik, Kemenag Jatim Nyatakan Hilal Tak Terlihat, 1 Syawal Jatuh pada 21 Maret 2026

Kanwil Kemenag Jatim memantau hilal di Pelabuhan Branta, Pamekasan, Kamis (19/3). (Istimewa) - Image

Kanwil Kemenag Jatim memantau hilal di Pelabuhan Branta, Pamekasan, Kamis (19/3). (Istimewa)

 

JawaPos.com–Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) telah melaksanakan rukyatul hilal penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah/ 2026 M di 28 titik pada Kamis (19/3).

Hasilnya, hilal tidak terlihat dari seluruh lokasi pemantauan yang tersebar di Jawa Timur. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar.

Secara hisab, Sruji mengatakan pada waktu Maghrib, posisi hilal di Jawa Timur berada di bawah ufuk, sehingga tidak memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

”Ketinggian hilal saat pengamatan berada di kisaran 1,425 derajat, sementara elongasi hilal tercatat sekitar 5,30 derajat. Dengan kondisi tersebut, hilal di Jawa Timur belum berhasil teramati,” ucap Sruji, Kamis (19/3).

Berikut 28 titik lokasi Rukyatul Hilal di Jawa Timur

1. Lantai 9 Hotel Santika, Kota Blitar

2. Pantai Srau Desa Candi, Kabupaten Pacitan

3. Pantai Pancur Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi 4. Pantai Duta, Kabupaten Probolinggo

5. Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban

6. Pondok Pesantren Al Basyariyyah Pilangkenceng, Kabupaten Madiun

7. Aula dan Rooftop PT. BPR Bank Jombang, Kabupaten Jombang

8. Bukit Cindro Dipo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik

9. AWR TNI AU Pandanwangi, Kabupaten Lumajang

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore