
Ilustrasi bus trans jatim. Pemprov Jatim menggratiskan layanan Trans Jatim selama dua hari spesial Lebaran 2026. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com - Dinas Perhubungan Jawa Timur menggratiskan layanan Bus Trans Jatim selama dua hari, yakni pada 21-22 Maret 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program tarif gratis ini sebagai wujud komitmen guna mendorong minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum selama momen Lebaran.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan gratis,” tutur Khofifah, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan, pembebasan tarif ini diberlakukan pada hari H dan H+1 Lebaran sebagai stimulus agar masyarakat lebih mudah melakukan perjalanan, khususnya mengunjungi keluarga dan kerabat.
Tarif gratis Bus Trans Jatim spesial Lebaran 2026 ini berlaku untuk seluruh koridor layanan di wilayah Gerbangkertasusila (Surabaya Raya) dan wilayah Malang Raya, kecuali Trans Jatim Luxury.
Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menerangkan bahwa ada penyesuaian jam operasional Trans Jatim selama Lebaran. Pada hari Lebaran, layanan Trans Jatim mulai beroperasi pukul 10.00 WIB hingga 21.00 wib.
Sementara pada H+1 Lebaran dan seterusnya, operasional Bus Trans Jatim kembali normal, mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB.
“Dengan adanya layanan Bus Trans Jatim yang ini, kami berharap masyarakat dapat beralih ke transportasi publik sehingga perjalanan pada momen Lebaran, menjadi lebih aman, tertib, nyaman, dan terjangkau,” sambungnya.
Khofifah mengajak seluruh warga Jawa Timur memanfaatkan layanan ini bersama keluarga saat Lebaran, sekaligus mendorong peralihan ke transportasi umum demi meningkatkan keselamatan lalu lintas.
"Silakan ajak keluarga dan kerabat untuk memanfaatkan layanan ini (Naik Bus Trans Jatim gratis). Semoga bisa membuat perjalanan Lebaran lebih hemat dan menyenangkan,” pungkas Khofifah.
