
ARY, ayah di Sidoarjo yang tega aniaya anaknya sendiri yang masih balita 3,5 tahun hingga meninggal dunia. (Dokumentasi Radar Sidoarjo)
JawaPos.com - Kisah tragis seorang balita perempuan asal Sidoarjo berinisial RN, 3,5 tahun, yang meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh ayah kandungnya sendiri, menyita perhatian publik.
Sang ayah berinisial ARY, 26 tahun, warga Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse PPA - PPO Polresta Sidoarjo.
Kasat PPA dan PPO Polresta Sidoarjo, AKP Rohmawati Laillah mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, motif ARY menganiaya anaknya diduga dipicu kondisi rumah tangga yang tidak harmonis.
Istri pelaku disebut telah meninggalkan rumah sekitar empat minggu sebelum kejadian.
Baca Juga:Tragis! Tubuh Penuh Memar, Balita 3,5 Tahun di Sidoarjo Meninggal Diduga Dianiaya Ayah Kandungnya
Ia pergi bersama dua anak mereka, sementara korban yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara tetap tinggal bersama tersangka.
Sejak kepergian ibunya, korban sering menanyakan keberadaan sang ibu dan menangis karena merindukannya.
Kondisi ini diduga memicu emosi tersangka hingga berujung pada tindakan penganiayaan.
“Istrinya sudah meninggalkan rumah sejak empat minggu lalu dengan membawa dua anak lainnya yang merupakan adik korban,” tutur AKP Rohmawati, dikutip dari Radar Sidoarjo Jawa Pos Group, Selasa (10/3).
Emosi yang tak terkendali membuat tersangka melampiaskannya kepada anaknya. Ia mengaku memukul korban dengan tangan kosong hingga menimbulkan sejumlah luka memar pada bibir, dahi, dada, perut, dan lutut.
Baca Juga:Empat Bulan Pascabanjir di Sumatera, Bantuan Masih Didominasi Makanan Instan, Gizi Balita Terabaikan
“Karena anak sering menangis mencari ibunya, pelaku diduga stres hingga melakukan pemukulan yang menyebabkan korban mengalami luka serius sampai akhirnya meninggal dunia,” imbuhnya.
Kini pelaku hanya bisa tertunduk malu dengan seragam tahanan berwarna oranye. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, yakni menghilangkan nyawa korban yang merupakan anak kandungnya.
Warga Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo digegerkan dengan kondisi seorang bocah 3,5 tahun yang mengalami kejang-kejang di rumahnya pada Jumat (6/3)
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban dalam kondisi kejang-kejang sempat dibawa oleh tetangga ke bidan desa. Namun, sang bidan menyarankan agar korban dibawa ke RSUD Sidoarjo Barat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022