
Video penjaga kursi pijat di Stasiun Surabaya menangis seusai dituding curi gelang pelanggan viral di media sosial. (Akun TikTok @satrianoalvetris)
JawaPos.com - Kisah seorang penjaga kursi pijat di Stasiun Surabaya Gubeng, yang diam-diam menangis setelah dituduh oleh pelanggan mencuri perhiasan emas, mendadak viral di media sosial.
Dari video berdurasi 21 menit yang beredar luas, terlihat seorang laki-laki yang mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna cokelat berjongkok dan menangis di samping kursi pijat. Sesekali ia tampak menyeka air matanya.
"Pria penjaga kursi urut ini sedang menangis karena kesalahan kerja, diduga gelang emas salah satu konsumennya hilang saat ia bertugas, semoga gelangnya cepat ditemukan," tulis akun TikTok @satrianoalvetris dalam video, dikutip Kamis (5/3).
Hingga Kamis (5/3) pukul 18.00, video tersebut telah ditonton lebih dari 5 juta kali, disu8kai lebih dari 330 akun TikTok, dan dikomentari lebih dari 3 ribu pengguna. Bahkan akun TikTok resmi PT KAI @kai121 ikut mengomentari.
Terpisah, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dugaan kehilangan gelang di area kursi pijat Stasiun Surabaya Gubeng pasa Senin (2/3) pukul 13.00 WIB.
"Laporan tersebut dilakukan oleh pelanggan yang baru saja turun dari KA, kemudian menggunakan fasilitas kursi pijat di salah satu tenant KAI di Stasiun Surabaya Gubeng," ucap Mahendro kepada JawaPos.com, Kamis (5/3).
Pelanggan melaporkan kepada petugas tenant bahwa gelangnya diduga terjatuh di sekitar kursi pijat dan meminta bantuan pencarian. Karena belum ditemukan, kejadian itu kemudian dilaporkan ke petugas keamanan stasiun.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pengamanan KAI Daop 8 Surabaya segera melakukan penelusuran di lokasi kejadian serta menghimpun keterangan dari petugas dan pihak tenant," lanjutnya.
Untuk memastikan proses berjalan objektif dan berbasis fakta, petugas memeriksa rekaman CCTV di Stasiun Surabaya Gubeng. Namun, dari penelusuran di area stasiun hingga rangkaian kereta, gelang tersebut tidak ditemukan.
Untuk mencegah kejadian serupa, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya akan memperkuat pengawasan serta meningkatkan koordinasi dengan mitra kerja di area stasiun agar keamanan dan kenyamanan tetap optimal.
KAI juga mengimbau seluruh pihak yang berada di area stasiun untuk senantiasa berhati-hati, waspada, serta menjaga barang pribadi dengan baik selama menggunakan fasilitas dan berada di lingkungan stasiun.
“Setiap laporan akan kami respons dan tindaklanjuti secara profesional. Kami memastikan lingkungan stasiun tetap aman, adil, dan kondusif bagi seluruh pelanggan, pekerja, serta mitra usaha,” tegas Mahendro.
Kasus ini pun berakhir damai dan tidak dibawa ke jalur hukum (kepolisian). "Dari pihak pelapor menyampaikan kepada kami bahwa sudah menerima kondisi tersebut (hasil tindak yang dilakukan Daop 8 Surabaya)," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
