
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang terjatuh di alur pelayaran Gresik, Rabu (4/3). (Kantor SAR Surabaya)
JawaPos.com - Seorang penumpang Kapal Dharma Ferry VII, Muslich, 37 tahun, warga Nganjuk, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan jatuh ke laut di alur pelayaran Gresik, Rabu (4/3).
Dari informasi yang diterima JawaPos.com, peristiwa tersebut terjadi pada Senin sore (2/3), saat Kapal Dharma Ferry VII melintas di sekitar perairan antara buoy 15 hingga buoy 17 di alur pelayaran Surabaya - Gresik.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan kru kapal bersama pihak terkait sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga jatuh, namun hasilnya nihil.
"Akhirnya operasi pencarian dilanjutkan dengan melibatkan tim SAR gabungan. Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan 1 tim KN SAR Widura untuk melakukan pencarian menggunakan Sea Rider," ucapnya, Rabu (4/3).
Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim SAR juga berkoordinasi dengan para nelayan setempat untuk menanyakan kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban.
"Kami juga menyampaika informasi kejadian orang jatuh ke laut kepada kapal-kapal yang melintas di alur pelayaran Surabaya - Gresik, agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda korban," imbuhnya.
Setelah tiga hari berjibaku melakukan operasi pencarian, korban akhirnya ditemukan di sekitar 4,61 mil laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke laut pada Rabu (4/3) sekitar pukul 10.25 WIB.
“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan (dalam kondisi meninggal dunia) di perairan sekitar perairan Gresik setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari,” terang Nanang.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.
