Satreskrim Polrestabes Surabaya usut kematian pekerja gondola di Waterplace Residence. Manajemen berjanji kooperatif. (istimewa)
JawaPos.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya menyelidiki insiden meninggalnya seorang petugas pembersih kaca gedung di Tower B Apartemen Waterplace Residence Surabaya, Senin sore (2/3).
Dikonfirmasi terpisah oleh JawaPos.com, pelaksana tugas (Plt) Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto membenarkan bahwa Satreskrim Polrestabes tengah melakukan penyidikan terhadap insiden tersebut.
"Iya benar (insiden tewasnya pekerja pembersih kaca saat menggunakan gondola di Apartemen Waterplace Residence Surabaya, sedang diselidiki Satreskrim Polrestabes Surabaya)," ucapnya kepada JawaPos.com, Selasa (3/3).
Menanggapi hal tersebut, Manajemen Waterplace Residence Surabaya berjanji akan kooperatif dan siap mengikuti proses hukum atas insiden yang menewaskan seorang pekerjanya.
"Saat ini sudah ditangani Polrestabes Surabaya. Selanjutnya kami akan kooperatif mengikuti prosedur hukum yang berlaku," tutur Building Manager Water Place Residence, Melly Muryana kepada JawaPos.com, Selasa (3/3).
Dalam kesempatan yang sama, Melly mewakili Manajemen Waterplace Residence Surabaya mengucapkan duka cita atas meninggalnya ES dalam kecelakaan kerja yang terjadi pada Senin sore kemarin.
"Pertama-tama saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya saudara Edy Suratno, terkait dengan peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi pada area apartemen," lanjutnya.
Ketika ditanya soal Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pembersih kaca gedung menggunakan gondola, Melly enggan menjawabnya. "Untuk yang lainnya mohon dikonfirmasi kepada pihak Polrestabes Surabaya," tegas Melly.
Kronologi singkat
Insiden bermula saat korban berinisial ES, 51 tahun, membersihkan kaca apartemen tempat ia bekerja. Nahas, hujan deras disertai angin yang melanda Surabaya sore itu membuat gondolanya macet dan terjebak di lantai 26.
Detik-detik ES dan satu orang rekannya terjebak di ketinggian saat cuaca ekstrem viral di media sosial. Dari video yang beredar, tampak seorang laki-laki bergelantungan. Tubuhnya terombang-ambing di ketinggian terbawa angin.
Bahkan beberapa kali, tubuh korban terlihat berputar dan membentur dinding kaca gedung, sementara tali pengaman yang menahannya tampak menegang. Situasi ini memicu kepanikan warga yang menyaksikan dari bawah.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Ekky Maulana Nugraha menuturkan menurut informasi, ada 2 unit gondola yang menggantung pada Senin sore.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022