
Profil Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya periode 2024 - 2029 yang wafat di usia 57 tahun. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya periode 2024 - 2029, Adi Sutarwijono alias Awi, meninggal dunia di Jakarta pada Selasa (10/2) malam. Dia wafat di usia 57 tahun.
Kabar duka ini mengejutkan warga Surabaya, mengingat Awi adalah salah satu politikus yang memiliki peran penting dalam dinamika pemerintahan di Kota Pahlawan. Berikut profil singkatnya yang dirangkum JawaPos.com.
Sudah lebih dari satu dekade, politikus dengan pemilik nama lengkap Dominikus Adi Sutarwijono melang melintang di panggung politik Surabaya. Awi lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968.
Awi menuntaskan studi sarjananya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya. Sebelum berkiprah di politik, dia lebih dulu membangun karir profesional sebagai jurnalis.
Perjalanan jurnalistik Awi diawali di harian lokal Surabaya pada 1996 - 2000. Dia kemudian bergabung dengan Majalah Tempo selama 1999 - 2003. Di tahun yang sama (2003), Awi resmi bergabung dengan PDI Perjuangan.
Bersama PDI Perjuangan, karir politik Awi cukup mentereng. Dia menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 2012 untuk periode 2009 - 2014.
Sejak saat itu, karir politik Awi terus berkembang dan mendapat kepercayaan publik. Dia pun terpilih sebagai anggota DPRD Surabaya lagi pada Pemilu 2014, lalu kembali dipercaya pada Pemilu 2019 dan 2024.
Di internal partai, dia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya. Puncaknya Awi dipercaya menjabat Ketua DPRD Kota Surabaya selama dua periode, yakni 2019 – 2024 dan 2024 – 2029.
Namun, masa jabatannya tak tuntas. Awi mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/2) sekitar pukul 20.36 WIB.
”Nggih, beliau (Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono) telah berpulang ke sisi Tuhan YME,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni ketika dikonfirmasi pada Selasa (10/2) malam.
Politikus Partai Golkar tersebut belum bisa memastikan kapan jenazah Awi tiba di Surabaya. Yang jelas saat ini, pihak keluarga sedang mengurus administrasi kepulangan jenazah Awi dari Jakarta ke Surabaya.
”Saat ini keluarga sedang mengurus administrasi di RS, Insya Allah setelah selesai akan di kremasi di Grand Heaven Surabaya. Masih menunggu jadwal diterbangkan dari Jakarta ke Surabaya,” imbuh Fathoni.
Dari informasi yang diterima JawaPos.com, setelah mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, jenazah Awi akan disemayamkan di Grand Heaven, Surabaya. Tepatnya di lantai 1 ruangan 105.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
