
Ilustrasi pelayanan kesehatan di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan, buka suara mengenai penonaktifan 45 ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina memahami kekhawatiran masyarakat, namun tujuan penonaktifan PBI JK ini untuk pembaruan data Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
“Masyarakat tidak perlu panik, saat ini Kemensos sedang melakukan pembaruan data untuk jaminan kesehatan, agar peserta yang mendapat bantuan ini sesuai kriteria dan tepat sasaran," tutur Nanik, Selasa (10/2).
Ia menuturkan dari sekitar 45 ribu warga Surabaya yang status kepesertaan PBI JK dinonaktifkan, mayoritas bukan berasal dari desil 1 - 5. Desil adalah tingkat kesejahteraan ekonomi dalam kelompok masyarakat.
Semakin kecil angka desil menunjukkan kondisi kesejahteraan ekonomi yang kian rendah. Desil 1 hingga 5 mencakup lima kelompok sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin, hingga menengah bawah.
“Yang pasti kami, Pemerintah Kota Surabaya berharap kepada masyarakat agar tidak panik dan khawatir, karena pelayanan kesehatan masih tetap diberikan kepada masyarakat," sambungnya.
Nanik mengatakan bahwa Pemkot Surabaya memiliki program Universal Health Coverage (UHC), sehingga warga yang datanya dinonaktifkan masih bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
"Program ini untuk memfasilitasi kesehatan warga Surabaya, terutama, bagi warga miskin yang sudah tinggal di Surabaya selama 10 tahun dengan faskes kelas 3. Jadi, mereka tetap mendapatkan pelayanan gratis” ucap Nanik.
Sebagai informasi, setidaknya ada 11 juta peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), yang status kepesertaannya dinonaktikan mendadak.
Meski menuai protes dari berbagai kalangan masyarakat, kebijakan ini sudah diberlakukan sejak 1 Februari 2026, berdasarkan Surat Ketusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
