
Pembongkaran bagian bangunan cagar budaya di Jalan Basuki Rahmat Gresik. (Istimewa)
JawaPos.com–Pembongkaran bagian bangunan Kantor Pos di Jalan Basuki Rahmat tidak hanya menyulut kekecewaan warga Gresik. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak pun menaruh perhatian dengan yang terjadi pada bangunan pertama Loji Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) itu.
Wagub meminta dilakukan kajian mendalam soal dugaan pelanggaran. Hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah kasus tersebut telah memenuhi unsur pelanggaran atau belum.
”Persoalan ini tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa karena menyangkut aspek teknis yang memerlukan kajian mendalam,” papar Emil Dardak.
Sejak kabar pembongkaran beredar, wagub telah menaruh perhatian. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUTR Gresik untuk memastikan status dan duduk perkara yang sebenarnya.
”Semua harus detail. Saya telah meminta penjelasan teknis yang lebih lengkap dari pihak terkait,” kata Emil di Gedung Grahadi, Jumat (30/1).
Wagub Emil Dardak telah berdiskusi dengan sejumlah pihak. Termasuk akademisi yang memiliki kompetensi di bidang terkait. Salah satunya adalah dari Departemen Infrastruktur dan Teknik Bangunan ITB sebagai pakar cagar budaya. Kehadiran akademisi penting untuk membantu melihat persoalan secara objektif dan berbasis keilmuan.
”Sejumlah pertanyaan yang saya ajukan kepada PU Gresik belum dapat dijawab secara tuntas. Mereka masih memerlukan waktu untuk melakukan klarifikasi internal dan pembahasan lebih lanjut melalui rapat yang digelar pada hari yang sama. Saya menunggu jawaban dari mereka,” ujar Emil Dardak.
Dalam hal ini, wagub tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh data dan kajian yang komprehensif. Langkah tersebut dilakukan agar setiap keputusan yang diambil memiliki dasar hukum dan teknis yang kuat. Sekaligus menghindari kesimpulan yang berpotensi menimbulkan polemik baru.
Sementara itu, Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait. Baik dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) Jawa Timur, PT Pos Indonesia, Pos Properti, Dewan Kebudayaan Gresik, dan sejumlah OPD terkait. Rapat itu salah satunya untuk mendalami pembongkaran cagar budaya tersebut.
Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik menyatakan, pernah memiliki rencana penyediaan kantong parkir di Kantor Pos Basuki Rahmat. Namun, Pemkab Gresik diminta sewa. Akhirnya, rencana itu urung dilakukan.
Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini membenarkan rencana tersebut. Tepatnya sekitar 2024.
”Waktu itu kita ajak kerjasama, tapi tidak berkenan. Kalau kita sewa, jelas tidak bisa,” ucap Khusaini.
Dishub sudah melihat ke lokasi. Di dalam kawasan tersebut memang ada halaman cukup luas. Setidaknya area itu bisa menampung 100-150 kendaraan tanpa merobohkan bangunan.
”Sudah kita hitung kasar, bisa muat sekitar 150 kendaraan di halaman dalam itu,” jelas Khusaini.
Terkait pembongkaran untuk kantong parkir yang saat ini terjadi, Khusaini memastikan pihaknya belum diajak koordinasi. Meski kawasan tersebut merupakan cagar budaya, Pos Properti mengklaim pemugaran untuk area parkir.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
