
Ilustrasi pasokan bahan pokok di Bawean, Kabupaten Gresik mulai menipis. (Istimewa)
JawaPos.com-Perairan Gresik-Bawean dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu membuat pasokan bahan pokok di Pulau Puteri itu menipis.
Muhammad Fadzli, seorang warga Bawean mengaku sudah sepekan penyebrangan Gresik-Bawean terhenti akibat cuaca buruk. Namun hal itu tidak dilakukan antisipasi sebelumnya. Hingga membuat sejumlah bahan pokok menipis.
“Harganya mahal, itu pun kalau ada. Barangnya tidak ada,” ucap Muhammad Fadzli.
Misalnya seperti telur yang harganya Rp 40 ribu per kilo. Itu pun di beberapa warung sudah tidak ada stok. Termasuk gas elpiji 3 kilogram yang harganya Rp 35-40 ribu.
“Termasuk BBM, sudah menipis,” kata Muhammad Fadzli.
Menurut dia, Bawean sepenuhnya bergantung pada transportasi laut untuk mobilitas penduduk serta distribusi barang dan kebutuhan pokok.
“Penghentian pelayaran memang tidak bisa dinego, tapi perlu ada antisipasi ketika cuaca buruk. Bagaimana suplai bahan pokoknya,” jelas Muhammad Fadzli.
Sementara itu, Staf Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Taufik mengatakan, kapal cepat Express Bahari belum diizinkan berlayar akibat tinggi gelombang laut. Bahkan hingga Jumat (16/1), kapan kapal cepat kembali berlayar belum bisa dipastikan.
“Belum, menunggu data BMKG apabila cuaca sudah stabil,” imbuh Taufik.
Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah operator kapal. KM Dharma Kencana III membuka penyeebrangan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Bawean. Kemudian KM Dharma Ferry VI dijadwalkan berangkat Sabtu (17/1) pukul 11.00 dari Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kapal tersebut juga membawa barang dan sembako ke Bawean,” terang Taufik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022