
Dugaan penganiayaan pria yang ditemukan tewas di depan Diskotek Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, masih dalam penyelidikan polisi. (Humas Polsek Genteng)
JawaPos.com-Masih ingat dengan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia dan bersimbah darah di depan Diskotek kawasan Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, pada Kamis (27/7)?
Polisi berhasil mengungkap identitas korban. Dia adalah MRY, 24, warga Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Proses penyelidikan pun hingga kini masih berlanjut di Polsek Genteng.
Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya mengatakan, telah memeriksa 7 orang saksi terkait kasus meninggalnya MRY. Dia diduga menjadi korban menganiaya di diskotek di Jalan Simpang Dukuh.
"Saksi diperiksa tujuh orang. Dari teman korban dan pihak diskotik. Dia (korban) datang ke situ (Diskotik Jalan Simpang Dukuh) bersama tujuh temannya," tutur Iptu Vian di Surabaya, Minggu (30/11).
Sementara ini dari keterangan 7 saksi, mereka mengaku tidak tahu ada masalah apa. Namun jika melihat pada kondisi tubuh korban yang bersimbah darah dan luka di bagian kepala, dugaan mengarah pada penganiayaan.
Polsek Genteng masih terus berupaya mendalami kasus ini. Selain memeriksa saksi-saksi, polisi juga masih menunggu hasil otopsi korban di RS Bhayangkara, Surabaya untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di depan salah satu diskotek Jalan Simpang Dukuh, Kecamatan Genteng pada Kamis (27/11) pukul 03.30 WIB.
Kasus ini bermula saat polisi menerima laporan dari warga. Anggota Polsek Genteng dan Polrestabes Surabaya pun bergegas mendatangi TKP, dan mendapati seorang pria bertubuh gempal tergeletak dan meninggal dunia.
Dari jenazah korban, ditemukan luka robek di bagian kepala sebelah kiri. Korban sempat dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk otopsi.
Ipti Vian menegaskan kasus ini sedang dalam penyelidikan, sehingga dia meminta awak media dan masyarakat untuk bersabar. Selain memeriksa saksi, polisi juga memeriksa CCTV untuk mengungkap pelaku.
"Tentang peristiwanya nanti perkembangan disampaikan. Saat ini masih proses penyelidikan menyeluruh. Sementara ada dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban MD (meninggal dunia)," tukas Iptu Vian.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
