
Polres Gresik selidiki otak pelaku penganiayaan. Buntut bentrokan dua kelompok perguruan silat di wilayah Kecamatan Dukun pada Minggu (10/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik terus menyelidiki otak pelaku penganiayaan, buntut bentrokan dua kelompok perguruan silat di Kecamatan Dukun pada Minggu (10/5). Ada 4 orang yang disinyalir menjadi inisiator kericuhan tersebut.
Kanitresmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan menyatakan, telah memeriksa 8 orang saksi kasus penganiayaan buntut bentrokan dua kelompok perguruan silat itu. ”Termasuk para korban yang sudah berangsur pulih. Sehingga bisa memberikan keterangan,” ungkap Andi Muh. Asyraf Gunawan.
Hasilnya, Polres Gresik mengidentifikasi 4 orang yang diduga menjadi otak pelaku bentrokan dua kelompok perguruan silat tersebut. Demi penyelidikan, Asyraf belum bisa memberikan indentitas ataupun peran para terduga pelaku.
Meski demikian, keterangan itu akan diperkuat dengan analisis CCTV di sekitar TKP untuk memudahkan identifikasi pelaku. ”Untuk selanjutnya akan kami lakukan pengejaran, mohon doanya,” jelas Alumnus Akpol 2024 itu.
Sebelumnya, bentrokan antar 2 kelompok perguruan silat pecah lada Minggu (10/5) dini hari lalu. Tepatnya di kawasan Desa Sawo, Kecamatan Dukun. Peristiwa itu menyebabkan lima korban luka-luka, bahkan fasilitas umum dan puluhan motor mengalami kerusakan.
Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono menjelaskan, peristiwa tersebut dipicu aksi sweeping perguruan silat sekitar pukul 00.30 WIB. Jumlah massa mencapai puluhan orang, mereka tampak membawa atribut sembari mengendarai motor.
”Datang dari wilayah utara menuju tempat latihan perguruan lain, sehingga terjadi aksi saling tantang,” ungkap Slamet Priyono.
Ulah provokatif para pendekar kampungan itu membuat bentrokan tidak terhindarkan. Akibatnya, lima orang dilaporkan luka-luka, dua korban di antaranya harus menjalani perawatan intensif. Akibat luka parah di bagian kepala.
Para korban kekerasan juga harus kehilangan barang berharga hingga kerusakan motor. ”Fasilitas umum milik desa dan masyarakat juga rusak,” beber Slamet Priyono.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
