
TKP kasus pembunuhan ibu dan anak di rumah kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk. (Dokumentasi Radar Nganjuk)
JawaPos.com - Nasib tragis dialami oleh satu keluarga di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seorang ibu dan putrinya ditemukan tewas dan bersimba darah di rumah kos Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman.
Korban berinisial EN, 41 tahun dan EJE, 22 tahun. Mereka ditemukan tidak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk dan luka bakar. Saat peristiwa nahas itu, putri bungsunya berinisial EDM, 19 tahun juga berada di dalam kos.
Dalam kondisi kritis dengan sejumlah luka tusuk, EDM ditemukan warga masih hidup. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk menjalani perawatan intensif serta pemeriksaan lanjutan.
“Begitu informasi kami terima, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan," tutur Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, dikutip dari Radar Nganjuk Jawa Pos Group, Jumat (28/11).
Usaha aparat kepolisian pun membuahkan hasil. Tak sampai dua jam, pelaku berinisial DS, 30 tahun, warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.
"Alhamdulillah dalam waktu singkat terduga pelaku sudah berhasil diamankan di rumahnya. Pemeriksaan masih berlangsung, dan kami memastikan seluruh proses berjalan profesional serta humanis,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca mengatakan saat meringkus DS di rumahnya, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
"Masih dalam penyelidikan. Motif awal yang kami dapatkan mengarah pada sakit hati. Tim masih mengumpulkan bukti tambahan, memeriksa saksi, dan memperjelas hubungan antara pelaku dan korban," tutur AKP Sukaca.
Untuk keterangan lengkap, Sukaca mengatakan, polisi akan melakukan pers release. Kini, kedua jenazah korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Sementara putri bungsu masih dalam perawatan intensif. Polres Nganjuk juga telah memasang garis polisi di TKP, yakni kamar kos tempat tinggal para korban di Jalan Mongonsidi, Nganjuk. (*)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
