Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Oktober 2025 | 03.32 WIB

Tragedi di Pantai Modangan, Empat Surabaya Wisatawan Terseret Ombak, Satu Selamat

Empat Pemuda Surabaya Terseret Ombak di Pantai Modangan. (Dokumentasi Polres Malang) - Image

Empat Pemuda Surabaya Terseret Ombak di Pantai Modangan. (Dokumentasi Polres Malang)

JawaPos.com-Empat wisatawan asal Simolawang, Simokerto, Kota Surabaya, tenggelam saat berwisata ke Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (12/10).

Akibat insiden tersebut, satu orang atas nama Muhammad Zulfikar Maulana, 23, selamat. Sementara tiga lainnya, yakni Rinaldy Hidayat, 23, Rafi Naoufal, 26, dan Muhammad Mahin, 18, sempat dinyatakan hilang.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, insiden tragis ini bermula saat rombongan pemuda Karang Taruna RW 8 Simolawang, Surabaya berisi 26 orang melakukan liburan ke Pantai Modangan. Perjalanan mereka dalam rangka liburan setelah menjadi panitia peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

"Mereka tiba sekitar pukul 04.00 WIB dan mendirikan tenda di tepi Pantai Modangan," tutur AKP Bambang, Minggu (12/10).

Masih di hari yang sama, Minggu (12/10), sekitar pukul 08.00 WIB, belasan orang dari rombongan tersebut memutuskan untuk berenang di laut, meski sudah diingatkan petugas pantai terkait ombak besar. 

"Mereka sudah diperingatkan tetapi tidak menghiraukan, selang 20 menit tiba-tiba 4 pemuda terseret ombak ke tengah laut. 1 orang selamat karena ditolong nelayan setempat," tambah Bambang.

Beruntung, korban Muhammad Zulfikar selamat setelah ditolong nelayan sekitar. Kemudian pada sekitar pukul 10.00 WIB, korban  Rinaldy ditemukan meninggal dunia dan terjepit di antara karang. 

"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Donomulyo, dan hingga kini, petugas gabungan masih dilakukan korban hilang 2 orang atas nama Muhammad Mahin dan Rafi Naoufal," terang AKP Bambang.

Petugas gabungan dari Polsek Donomulyo, Koramil Donomulyo, dan nelayan setempat, terus menyisir are sekitar lokasi kejadian dengan perahu tradisional. Area pencarian pun diperluas hingga radius berapa ratus meter.

Menurut dia, ombak tinggi dan arus kuat menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Petugas tetap berupaya maksimal. Polres Malang juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan Basarnas untuk dukungan tambahan.

“Upaya pencarian terus dilakukan sejak pagi hingga sore hari. Tim gabungan fokus pada area sekitar lokasi kejadian dan memperluas pencarian dengan bantuan nelayan setempat,” ujar Bambang.

Hingga Minggu (12/10) siang, satu korban telah dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Dua korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan di sekitar perairan Pantai Modangan.

“Kami mengimbau kepada wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan di kawasan pantai selatan. Kondisi ombak di wilayah selatan Malang cukup berbahaya dan tidak bisa diprediksi,” tandas Bambang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore