Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 04.11 WIB

Polda Jatim Kumpulkan 28 Barang Bukti dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Termasuk Beton dan Tulangan!

Polda Jatim Kumpulkan 28 Barang Bukti dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Termasuk Beton dan Tulangan.(Dokumentasi Basarnas Surabaya) - Image

Polda Jatim Kumpulkan 28 Barang Bukti dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Termasuk Beton dan Tulangan.(Dokumentasi Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Polda Jawa Timur mulai menyelidiki kasus rubuhnya bangunan empat lantai di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah barang bukti pun mulai dikumpulkan.

Total ada sebanyak 28 barang bukti yang diambil dari lokasi reruntuhan. Hal ini dibenarkan oleh Ahli Konstruksi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Mudji Irmawan.

"(Reruntuhan bangunan yang dijadikan alat bukti oleh polisi) Ada delapan buah beton core drill, dan 20 buah tulangan dengan berbagai diameter," tutur Mudji Irmawan ketika dikonfirmasi awak media, Senin (6/10).

Mudji yang terlibat dalam proses pembongkaran bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny yang rubuh ini mengatakan, sampel bangunan tersebut nantinya akan diuji oleh pihak kepolisian. 

Tak hanya mengantongi alat bukti dari lokasi reruntuhan, Polda Jatim juga akan meminta keterangan lebih lanjut dari tim ahli konstruksi untuk pengujian teknis mutu material beton dan tulangan.

Namun, pemanggilan tersebut akan dilakukan setelah proses evakuasi korban dan pembongkaran material Ponpes Al Khoziny rampung. Terkait target, Mudji menyebut semuanya akan dimaksimalkan Senin (6/10) ini.

Tujuannya agar seluruh korban dapat segera dievakuasi. "Dimaksimalkan hari ini untuk proses evakuasi dan pembersihannya kira-kira butuh waktu satu minggu ke depan," tukas Mudji Irmawan.

Kronologi Singkat 
Bangunan empat lantai yang difungsikan sebagai musala di area Pondok Pesantren Al Khoziny, tiba-tiba ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB. 

Insiden tragis ini terjadi saat para santri sedang melakukan Salat Asar berjamaah pada rakaat kedua. Akibatnya, banyak santri yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. 

Hingga Senin (6/10) pukul 18.34 WIB, sebanyak 169 orang berhasil dievakuasi, dengan rincian 104 korban selamat dan 60 korban  meninggal dunia, termasuk 6 body part.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore