
Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi (tengah) menyampaikan keterangan kepada awak media. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Polda Jawa Timur akan memanggil ahli teknis dari pabrikan Hino untuk mengecek bus pariwisata IND'S 88 Trans bernopol P 7221 UG yang mengalami kecelakaan di Jalur Bromo, Minggu (14/9).
"Kenapa demikian? Karena bus ini (yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Bromo) adalah merek Hino," ujar Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (16/9).
Pemanggilan ahli teknis ini dilakukan karena berdasarkan pemeriksaan awal, dokumentasi administrasi kendaraan masih aktif dan lengkap. Baik itu dokumen izin operasional maupun dokumen laik jalan.
Begitu pula dengan pengemudi bus tersebut, Al Bahri, 60 tahun, warga Sumbersari, Kabupaten Jember. Dari hasil pemeriksaan, Al Bahri memiliki STNK dan SIM yang aktif dan sesuai klasifikasi kendaraan yang dikemudikan.
"Karena itu, (dengan memanggil ahli teknis) kami akan memastikan sistem kelistrikan, sistem pemudi, sistem pengereman, di mana tiga sistem ini yang mendukung bagaimana operasi bus berjalan," imbuhnya.
Ketika ditanya apakah bus pariwisata tersebut mengalami rem blong, Kombes Pol Iwan belum bisa memastikan. Pihaknya masih akan menunggu hasil pemeriksaan dari ahli teknis pabrikan Hino.
Yang jelas, bus pariwisata IND'S 88 Trans yang membawa rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat Jember dan mengalami kecelakaan di Bromo, laik jalan. Kendaraan tersebut dirawat dengan baik, sehingga surat laik uji keluar.
"Kami mohon waktu, kami sudah bersurat ke pabrikan tersebut untuk mengirimkan ahli yang mengetahui seluk-beluk ataupun secara teknis dari tipe atau jenis kendaraan yang mengalami kecelakaan," tukas Kombes Pol Iwan.
Kecelakaan lalu lintas terjadi saat bus yang membawa rombongan nakes RS Bina Sehat Jember melaju di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9) pukul 11.30 WIB.
Sesampainya di TKP, pada kondisi jalan yang menurun dan menikung ke kiri, bus diduga mengalami gagal fungsi rem, sehingga kendaraan berbelok ke kanan hingga menabrak pembatas jalan dan terseret sepanjang 60 meter.
Akibat insiden tragis tersebut, dari total 52 penumpang, 8 penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 44 penumpang lainnya mengalami luka-luka, baik luka ringan maupun luka berat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
