
Anak-anak yang diduga ditelantarkan oleh orang tuanya di Yosowilangun, Kebomas, Kabupaten Gresik saat disambangi Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin. (Galih/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kasus penelantaran anak di wilayah Desa Serembi, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menarik perhatian masyarakat. Kini, ibu dari anak-anak itu juga tengah diselidiki terkait dugaan penipuan.
Banyak pihak yang bersimpati atas nasib 5 bocah telantar itu. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menyayangkan tindakan orang tua korban yang tega meninggalkan buah hatinya.
Dugaan ulah tak terpuji orang tua berinisial S itu ramai diperbincangkan di media sosial. Tak hanya soal dugaan penelantaran, melainkan juga penipuan uang senilai jutaan rupiah. Termasuk memindahtangankan kendaraan bermotor tanpa sepengetahuan pemilik.
"Kami membuka ruang bagi para korban untuk segera melapor. Sebagai dasar melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kasi Humas Polres Gresik AKP Hepi Musih Riza.
Jumlah pasti korban maupun kerugian yang ditimbulkan ibu 5 anak itu belum bisa ditaksir. Pasalnya, hingga Selasa (19/8), belum ada pihak yang melapor atas tuduhan tersebut.
"Namun, yang bisa dipastikan para anak-anak yang ditelantarkan itu sudah ditangani dinas terkait, jika dibutuhkan," ungkapnya.
Pihaknya pun berkomitmen memberikan pendampingan konseling maupun hukum jika dibutuhkan. Termasuk memberikan layanan kedaruratan lainnya. "Sudah menjadi atensi pimpinan. Sehingga, tetap akan kami pantau perkembangannya," pungkasnya.
Sebelumnya, lima bersaudara di Kebomas, Kabupaten Gresik menjadi sorotan karena harus menjual perabotan untuk menyambung hidup. Anak-anak itu diduga ditelantarkan oleh orang tuanya, dalam hal ini ibunya.
Kelima anak itu, tiga laki-laki dan dua perempuan, tinggal di sebuah kontrakan di Kebomas, Gresik. Yakni ES (21), AN (19), DE (13), KI (11) dan CE (3).
Dua anak yang sudah masuk usia dewasa dipekerjakan di Desa Yosowilangun untuk membantu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak pertama dan kedua itu hanya lulusan SMP.
Sedangkan tiga anak lainnya dibawa ke Rumah Aman milik Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBP3A) Gresik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
