Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 04.16 WIB

Jaga Anak-anak saat Jam Malam, Surabaya Andalkan Satgas RW dan Kampung Pancasila

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya serius menerapkan kebijakan jam malam untuk anak di bawah 18 tahun. Satgas RW di Kampung Pancasila turut dilibatkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Alhamdulillah, efektivitasnya sungguh luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kampung Pancasila atas upaya dalam menjaga kerukunan," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu (16/7).

Menurut Eri, dengan terjaganya lingkungan di setiap kampung, anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan, akan tumbuh menjadi pribadi dengan karakter kebangsaan dan keagamaan yang kuat.

Dia menegaskan, membentuk karakter anak sejak dini, bukan hanya tanggung jawab anak, melainkan tanggung jawab semua pihak. Karena itu, diperlukan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat.

Jam malam ini bukan larangan, melainkan pembatasan agar anak-anak melakukan kegiatan yang positif dan terhindar dari hal-hal negatif, tentunya dengan pemantauan orang tua," imbuh Eri Cahyadi. 

Lebih lanjut, Eri menyoroti pentingnya peran orang tua demi keberhasilan regulasi baru ini. Dia meminta orang tua dan sekolah bersinergi untuk mengawasi kegiatan anak-anak, terutama di malam hari.

“Alhamdulillah peran orang tua dalam membimbing anak-anaknya juga sudah sangat luar biasa. Terima kasih kepada seluruh orang tua di Kota Surabaya,” ucap Ketua Dewan Pengurus APEKSI periode 2025-2030 ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mendukung penuh kebijakan jam malam tersebut. Sebab, diyakini dapat mengoptimalkan proses belajar serta perkembangan kognitif dan emosional anak. 

Dia sangat berharap program jam malam Kota Surabaya, yang mewajibkan anak-anak sudah di rumah pukul 21.00 akan selaras dengan program Kementerian, yaitu Tujuh Praktik Pembiasaan Anak Indonesia Hebat. 

“Jika kita menerapkan jam malam, anak akan terbiasa tidur lebih awal. Harapannya, mereka akan lebih segar saat waktu pembelajaran. Sebaliknya, jika mereka tidur terlalu larut, organ tubuh tidak akan mendukung," ucap Yusuf. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore