Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Juli 2025 | 16.00 WIB

Pemkot Surabaya Pasang Target Turunkan Angka Pengangguran 0,4 Persen Tahun Ini

Ilustrasi lapangan kerja. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi lapangan kerja. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Surabaya terus berupaya menurunkan angka pengangguran terbuka tahun ini.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya, angka pengangguran terbuka di Kota Pahlawan konsisten turun sejak 2020. Pada 2024, Surabaya berhasil menurunkannya menjadi 4,91 persen.

Jika dibanding pada angka pengangguran terbuka pada 2020, yakni 9,79 persen, Surabaya berhasil menurunkan secara signifikan. Namun, Disperinaker memasang target yang ambisius tahun ini.

“Tahun ini (2025) harapannya bisa turun lagi (angka pengangguran terbuka Kota Surabaya) sampai 0,4 persen atau lebih,” tutur Kepala Disperinaker Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, Kamis (3/7).

Menurut Hebi, penurunan signifikan pengangguran di Surabaya ini tak terlepas dari implementasi aplikasi Link and Match ASSIK (Arek Suroboyo Siap Kerjo), yang kini sudah digunakan lebih dari 38 ribu pengguna.

Melalui aplikasi ASSIK, pencari kerja bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahlian dan upah minimum kota (UMK) Surabaya. Hebi menyebut aplikasi ini banyak digunakan pencari kerja produktif, yakni usia 18 tahun ke atas.

“Mereka (pengguna ASSIK) belum tentu nganggur, mungkin ada yang sambil berdagang atau ngojek, tetapi mendaftar karena ingin jadi pekerja penerima upah untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” imbuh dia.

Lewat aplikasi ASSIK juga, pencari kerja bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan gaji UMK. Hebi memastikan, lowongan pekerjaan yang tersedia di aplikasi tersebut sudah terverifikasi. 

“Sehingga meminimalisir potensi lowongan kerja fiktif yang marak beredar di sosial media. Ini salah satu usaha agar usia produktif mendapat pekerjaan di sektor yang sesuai dengan keahlian mereka,” ujar Hebi.

Selain itu, berbagai upaya juga dilakukan Disperinaker Surabaya untuk mencapai target ambisius menekan angka pengangguran terbuka Kota Surabaya di angka 0,4 persen pada tahun ini.

Di antaranya, melakukan pendataan pencari kerja usia produktif, menyiapkan tenaga kerja ahli melalui program pelatihan kerja dan kewirausahaan, menyebarluaskan informasi job fair hingga ke kawasan perkampungan.

“Kami juga melibatkan DPMPTSP, jika terdapat pengusaha yang mengurus perizinan, direkomendasikan 60 persen pekerjanya merupakan orang ber-KTP Surabaya. Angka pengangguran terbuka targetnya dapat terus turun” tukas Hebi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore