Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juni 2025 | 15.34 WIB

Eri Cahyadi Minta Guru di Surabaya Kuasai AI: Jangan Kalah Cepat dari Siswa!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berswafoto bersama para siswa. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com-Artificial Intelligence (AI) tak bisa dimungkiri kini telah hadir dalam kehidupan sehari-hari alias hidup berdampingan dengan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan.

Melihat fenomena ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak para guru agar mengikuti perkembangan teknologi AI dan mulai mengadopsinya sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.

“Sehebat apapun mesin, tanpa adanya data yang kita masukkan ke situ (AI), itu tidak akan akurat. Jadi, manfaatkan teknologi itu untuk mengajar para murid. Karena mau tidak mau, kita sudah loh (berdampingan dengan AI),” tutur Eri, Sabtu (28/6).

Hal tersebut Eri sampaikan saat menghadiri pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 Tahun 2024 di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), baru-baru ini. 

Wali Kota Eri kemudian menyampaikan data dari Forum Ekonomi Dunia 2025, menunjukkan bahwa 71 persen guru di dunia menilai AI berperan penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa.

“Maka dari itu, mau tidak mau AI harus kita manfaatkan, kan tidak mungkin nanti panjenengan (anda para guru) ketinggalan dengan anak-anak kita. Kita harus mengupgrade diri kita ke arah digital,” imbuhnya. 

Ajakan ini bukan karena tanpa alasan. Selain perkembangan teknologi, Eri mengingat bahwa guru berperan memiliki peran besar dalam pembangunan sebuah kota. Tanpa peranan guru, kota tidak akan pernah menjadi hebat.

“Seperti Surabaya saat ini, tidak akan pernah menjadi hebat, tidak pernah menjadi kuat, tanpa adanya seorang guru yang luar biasa di titik kota ini. Karena tanpa seorang guru, saya juga tidak akan pernah bisa mengubah Surabaya menjadi lebih baik seperti saat ini,” tutur Eri. 

Ia menyebut permasalahan di perkotaan tidak akan pernah bisa diselesaikan tanpa campur tangan seorang guru. Karena itu, pembangunan Kota Surabaya butuh melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tenaga pendidik. 

Wali Kota Eri berharap para guru melek teknologi dan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pembelajaran, demi mendorong perubahan positif dan kemajuan Surabaya di masa mendatang.

"Maka adanya teknologi itu bisa dijadikan kekuatan besar dan harus dikolaborasikan dengan para guru sehingga bisa lebih cepat dalam menyampaikan pembelajarannya,” seru Wali Kota Surabaya dua periode ini.  (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore