
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko. (Indra Setiawan/Antara)
JawaPos.com–Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mendorong Pemkot Surabaya supaya gencar menyosialisasikan layanan administrasi kependudukan (adminduk) digital kepada masyarakat.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko mengatakan, saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya belum maksimal dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan layanan tersebut.
”Capaian 45 persen ini belum maksimal dan kami meminta Dispendukcapil untuk terus mengoptimalkan layanan tersebut mengingat target besar terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Pemilu 2029,” kata Yona Bagus Widyatmoko seperti dilansir dari Antara.
Dia menekankan pentingnya memaksimalkan layanan ini khususnya menjelang penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam Pemilu 2029.
”Ini adalah angka yang belum maksimal. Kami berharap ini bisa lebih ditingkatkan. Kami akan dorong kelurahan dan kecamatan untuk memperkuat sosialisasi kepada warga,” ujar Yona Bagus Widyatmoko.
Yona juga berharap, Dispendukcapil bisa lebih intensif dalam mengintervensi pihak-pihak terkait seperti instansi perbankan dan PHRI supaya dapat berfungsi dengan baik dalam memfasilitasi penerapan IKD.
”Layanan administrasi mandiri ini harus bisa berjalan maksimal. Terlebih, kita harus menyelesaikan masalah identitas kependudukan digital sebelum Pemilu 2029,” terang Yona Bagus Widyatmoko.
Kepala Dispendukcapil Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, Pemkot Surabaya fokus untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan Balai RW sebagai titik pelayanan.
”Kami konsentrasi supaya pelayanan itu dekat dengan warga. Memang belum semua 1.360 Balai RW memiliki petugas, tetapi sekitar 75 persen sudah terisi,” tutur Eddy Christijanto.
Selain itu, kata dia, warga juga dapat mengakses layanan secara mandiri melalui aplikasi Klampid New Generation di perangkat Android, atau melalui laman Dispendukcapil bagi pengguna non-Android.
Melalui aplikasi dan laman tersebut warga bisa membuat akun mandiri yang nantinya diotorisasi oleh admin Dukcapil untuk mengurus dokumen seperti KTP, akta kelahiran, surat pindah, dan perubahan biodata tanpa harus datang ke kelurahan.
”Dokumen seperti Kartu Keluarga dan akta kelahiran bisa diunduh dan dicetak mandiri, kecuali KTP dan KIA yang harus diambil di kelurahan sesuai alamat pemohon,” ucap Eddy Christijanto.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
