Pameran Internasional EastFood (IIFEX) dan EastPack Surabaya 2025 resmi dibuka Kamis (12/6) di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. (Foto: Nadia Hanum/JawaPos.com)
Tahun ini, pameran diikuti lebih dari 180 peserta dari 9 negara. Diantaranya adalah 30 pelaku UMKM dan IKM yang telah dikurasi. Selama empat hari penyelenggaraan, panitia menargetkan lebih dari 22.000 pengunjung berbagai kalangan. Khususnya pelaku usaha makanan dan minuman, hotel, restoran, katering, serta masyarakat umum.
Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan bahwa pameran IIFEX dan EastPack Surabaya telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-15. “Ini merupakan pameran terbesar untuk industri makanan minuman di Indonesia Timur. Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak teknologi pangan dari negara-negara seperti Tiongkok, India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujar Daud.
Lebih dari sekadar etalase produk, pameran ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dan negara. “Kami ingin pameran ini menjadi wadah kolaborasi, pertumbuhan usaha, dan inovasi berkelanjutan. Kami juga berkomitmen mendukung UMKM Jawa Timur agar mampu bersaing secara global,” imbuhnya.
Sesuai pencapaian dalam penyelenggaraan 2024, Daud memprediksi nilai transaksi selama pameran bisa mencapai Rp100 miliar hingga Rp150 miliar. Bahkan berpotensi lebih besar, mengingat tingginya minat peserta dan pengunjung. Selain pameran, acara ini juga menghadirkan workshop dan pelatihan bagi pengunjung.
Sejumlah booth yang berpartisipasi dalam Pameran Internasional EastFood (IIFEX) dan EastPack Surabaya 2025. (Foto: Nadia Hanum/JawaPos.com)
Salah satu agenda penting dalam pameran ini adalah business matching yang mempertemukan pelaku industri makanan, minuman, dan pengemasan dengan calon distributor, mitra strategis, hingga investor potensial.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Dr Iwan, S.Hut., M.M., hadir dalam pembukaan mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Iwan menegaskan bahwa pameran ini menjadi forum bisnis yang penting bagi Jawa Timur.
“Industri makanan dan minuman menyumbang 41% dari industri pengolahan di Jawa Timur, yang mana industri pengolahan sendiri berkontribusi sekitar 31% terhadap PDRB Jawa Timur. Melalui pameran ini, UMKM kita dapat meningkatkan daya saing dan memperluas pasar ekspor,” papar Iwan.
Jawa Timur, kata Iwan, memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inflasi yang terjaga. Sehingga tepat menjadikan lokasi ini sebagai bagian dari pengembangan industri makanan dan minuman.
Pameran IIFEX dan EastPack Surabaya 2025 mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian, asosiasi, dan lembaga seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kadin Indonesia, GAPMMI, Indonesian Packaging Federation, APRINDO, PHRI, APKRINDO Jawa Timur, dan masih banyak lagi.
Selain pameran, pengunjung juga bisa mengikuti seminar dan demo menarik. Salah satunya terkait pengemasan yang diadakan oleh Indonesian Packaging Federation serta sesi khusus untuk UMKM dengan topik strategi pemasaran berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pameran ini terbuka untuk umum dan pelaku industri setiap hari pukul 10.00–19.00 WIB. Tiket masuk dapat dibeli langsung di lokasi seharga Rp 100.000 untuk akses selama empat hari pameran. Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi https://register.kristaonline.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
