Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Juni 2023 | 03.37 WIB

Untuk Kali-13, Krista Exhibitions Gelar Pameran Indonesia International Food Exhibition 2023 di Surabaya

Pameran makanan dan minuman berskala internasional atau pameran Indonesia International Food Exhibition (IIFEX) 2023 di Grand City Mal Surabaya. - Image

Pameran makanan dan minuman berskala internasional atau pameran Indonesia International Food Exhibition (IIFEX) 2023 di Grand City Mal Surabaya.

JawaPos.com–Krista Exhibitions selenggarakan pameran Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) dibuka mulai hari ini (15/6). Pameran berlangsung sampai 18 Juni di Grand City, Kota Surabaya.

Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) merupakan pameran makanan dan minuman berskala internasional yang menghadirkan 250 perusahaan pelaku usaha dari industri makanan dan minuman. Selain itu, 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Para peserta bukan hanya dari Indonesia melainkan dari 7 negara yaitu Malaysia, Korea, Tiongkok, Jepang, Singapura, Italia, dan Taiwan.

Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) digelar bersamaan dengan Pameran Indonesia Licensing Expo 2023 dan EastPack Surabaya 2023 selama empat hari ke depan. Dalam opening ceremony pameran IIFEX 2023 Chief Executive Officer (CEO) PT Kristamedia Pratama Daud D. Salim mengatakan, pameran Eastfood Indonesia menjadi pameran Indonesia International Food Exhibition 2023 (IIFEX 2023) yang merupakan pameran yang tepat untuk dihadiri para pelaku bisnis industri makanan dan minuman.

”Karena teknologi dan sains di industri ini sangat cepat berkembang. Apalagi Indonesia punya pasar yang sangat besar dan Krista Exhibitions optimistis,” kata Daud D. Salim.

Tercatat, peningkatan sebesar 35 persen peserta pameran dibandingkan penyelenggaraan 2022. Daud menuturkan, melalui pameran itu, para exhibitors dapat meningkatkan bisnis mereka hingga go international.

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur Eddy Widjanarko selaku mengatakan, Jawa Timur sebagai pusat lumbung nasional, surplus di sektor, ketahanan pangan, sebagai barometer pangan nasional.  Data terakhir untuk produksi padi sebesar 9,6 juta ton (2022) dan untuk produksi beras 5,5juta ton (2022) yang menjadi pusat pertumbuhan dan lumbung Jawa Timur ada di Kabupaten Lamongan, Ngawi, dan Bojonegoro.

Pameran makanan dan minuman berskala internasional (IIFEX) 2023 di Grand City Mal Surabaya.

”Jawa Timur sebagai basis komoditas yang meliputi sektor perkebunan, holtikultura, perikanan, kehutanan, peternakan dan tanaman pangan yang menjadi barometer pertumbuhan dan pendapatan hasil secara nasional,” kata Eddy Widjanarko.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) Susanty Widjaya menuturkan, Asensi bersama dengan IMEI dan Krista Exhibitions optimistis dengan diadakannya pameran IIFEX dan ILE 2023 di Surabaya.

”Pameran Indonesia Licensing Expo 2023 LET’S RISE UP TOGETHER dengan tujuan agar para wirausaha makanan dan minuman, para UMKM, lisensi dan waralaba merek lokal dapat bangkit dari keterpurukan kemarin melalui ajang pameran terbesar di Surabaya,” ujar Susanty.

Saat mengunjungi pameran IIFEX 2023, para pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai teknologi bakery and confectionery (mesin bakery dan confectionery, peralatan, persediaan bahan), layanan dan teknologi terkait untuk hotel, katering, restoran, kafe, bahan pangan, makanan herbal dan kesehatan (makanan herbal dan kesehatan dan suplemen makanan), tak hanya sebatas itu. Temukan juga berbagai inovasi bahan baku makanan dan minuman, mesin cetak hingga packing yang mutakhir dan dapatkan juga berbagai inspirasi untuk mengembangkan bisnis lisensi dan waralaba.

Bukan hanya pameran makanan, minuman, licensing dan kemasan, pengunjung juga bakal disuguhkan berbagai acara menarik. Misal, baking & cooking demo dari hampir 30 chef ternama.

Kesuksesan pameran makanan minuman, licensing waralaba dan kemasan Indonesia International Food Exhibition, Indonesia Licensing Expo, dan EastPack Surabaya 2023, tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kadin Indonesia, Jawa Timur, dan Surabaya; Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Asosiasi Pengusaha Kafe & Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur, serta berbagai institusi lain.

Pameran terbuka untuk para pelaku bisnis dan masyarakat umum, mulai pukul 10.00 hingga pukul 19.00. Pengunjung dapat mendaftar langsung dengan membayar tiket masuk seharga Rp 50.000 untuk 4 hari pameran. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Kristamedia di nomor telepon (021) 634 5861, 634 5862, atau dengan mengirimkan e-mail ke info@kristamedia.com.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore