Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 00.55 WIB

Trans Jatim Koridor VI Rute Mojokerto–Sidoarjo Resmi Beroperasi, Cek Rute dan Fasilitasnya!

Gubernur Khofifah saat meresmikan Bus Trans Jatim Koridor VI dengan rute Mojokerto–Sidoarjo di Terminal Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Khofifah saat meresmikan Bus Trans Jatim Koridor VI dengan rute Mojokerto–Sidoarjo di Terminal Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (Pemprov Jatim)

JawaPos.com – Moda transportasi publik Bus Trans Jatim kembali memperluas jangkauannya. Kali ini, Koridor VI dengan rute Mojokerto–Sidoarjo resmi beroperasi dan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Senin (26/5), bertempat di Terminal Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kehadiran koridor baru ini menjadi kabar gembira khususnya bagi para pekerja yang setiap hari melintasi wilayah Mojokerto ke Sidoarjo, termasuk buruh di kawasan industri Ngoro. Menurut Khofifah, transportasi umum seperti ini sangat penting untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ini jawaban dari kebutuhan masyarakat dan pekerja. Semoga memberi manfaat besar," kata Khofifah.

Trans Jatim Koridor VI menghubungkan Terminal Kertajaya Mojokerto dengan Terminal Porong Sidoarjo. Ada 14 armada bus yang disiapkan untuk melayani rute ini, dengan nama armada "Patih Gajah Mada". Bus-bus ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, kursi ergonomis, dan sistem pembayaran non-tunai.

"Layanan ini bukan hanya soal transportasi, tapi bagian dari komitmen Pemprov Jawa Timur melalui program Jatim Akses untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Khofifah. Ia menambahkan bahwa keberadaan koridor baru ini juga memperluas konektivitas antarwilayah di kawasan Gerbangkertasusila.

Trans Jatim sendiri kini memiliki enam koridor aktif yang melayani rute-rute strategis, antara lain: Sidoarjo–Surabaya–Gresik, Mojokerto–Surabaya, Mojokerto–Gresik, Gresik–Lamongan, dan Surabaya–Bangkalan.

Data terbaru menunjukkan, sepanjang 2024, lebih dari 4,7 juta orang menggunakan layanan Trans Jatim, menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 20,4 miliar.

Khofifah juga menyebut bahwa sistem transportasi ini membantu mengurangi kemacetan, kecelakaan, dan memperbaiki infrastruktur mobilitas di berbagai daerah. Maka dari itu, ia mengajak semua pihak untuk terus berinovasi dalam membangun layanan transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Bus Trans Jatim memberi rasa aman, nyaman, harga terjangkau, dan kepastian waktu. Kita harus terus tingkatkan layanan ini agar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore