Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 00.32 WIB

Surabaya Resmi Jadikan Mobile Legends sebagai Ekstrakurikuler di Sekolah

Para guru di Surabaya saat latihan untuk mengintegrasikan MLBB ke dalam kegiatan sekolah. (Radar Surabaya) - Image

Para guru di Surabaya saat latihan untuk mengintegrasikan MLBB ke dalam kegiatan sekolah. (Radar Surabaya)

JawaPos.com-Mulai tahun ajaran 2025/2026, Mobile Legends Bang Bang (MLBB) resmi menjadi ekstrakurikuler di sejumlah sekolah di Surabaya. Keputusan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Moonton Games, pengembang MLBB, dengan tujuan memanfaatkan game mobile populer tersebut sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Tri Endang Kustianingsih, menjelaskan bahwa game dapat merepresentasikan pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa.

"Game bisa merepresentasikan pembelajaran edukatif yang menyenangkan," ujarnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Surabaya, Kamis (15/5).

Program ekstrakurikuler MLBB juga didesain sejalan dengan kurikulum artificial intelligence (AI) dan coding yang tengah dikembangkan oleh Kemendikbudristek. Hal ini diharapkan dapat membantu sekolah-sekolah di Surabaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Keberhasilan program MLBB Teacher Ambassador sebelumnya menjadi salah satu alasan peluncuran ekstrakurikuler ini. Sekitar 300 guru di Surabaya telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mengintegrasikan Mobile Legends dalam kegiatan sekolah. Mereka dibekali metode ajar yang efektif, sehingga mampu menjalankan kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri dan berkelanjutan.

Tidak hanya fokus pada permainan, ekstrakurikuler ini juga mengasah soft skills siswa, seperti kerja sama tim, strategi, dan komunikasi. Bahkan, kompetisi antar siswa dan guru direncanakan akan digelar sebagai bagian dari program tersebut. "Jangan-jangan nanti nggak hanya antar siswa tapi antar guru berkompetisi," canda Tri Endang.

Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Indonesia, Erina Tan, menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat diimplementasikan di seluruh sekolah negeri dan swasta di Surabaya. "Kami ingin MLBB bisa diterapkan di seluruh sekolah negeri dan swasta di Surabaya," ungkapnya.

Dengan kolaborasi ini, Surabaya menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif dalam dunia pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran secara produktif dan menyenangkan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore