Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 05.36 WIB

Orang Tua Siswa yang Tewas Tersengat Listrik di Sekolah Kecewa Pengecekan TKP Ditunda

Ayah korban siswa tewas tersengat listrik, Tanu Hariyadi, bersujud di depan sekolah. (Istimewa)

JawaPos.com – Keluarga Steven Suka Hariyadi (15), siswa yang meninggal akibat sengatan listrik di lingkungan sekolahnya, mengungkapkan kekecewaannya setelah polisi menunda pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ayah korban, Tanu Hariyadi, bahkan bersujud di depan sekolah sambil memohon keadilan.

Tanu bersama istrinya, Christine, serta kedua anak perempuan mereka datang ke sekolah pada Jumat (9/5). Mereka didampingi oleh sanak keluarga dan pengacara untuk menyaksikan langsung proses pengecekan TKP yang dijadwalkan oleh pihak kepolisian.

Steven Suka Hariyadi sendiri adalah siswa kelas IX SMP Katolik Angelus Custos. Dia diduga tewas tersengat listrik di rooftop SMA Katolik Frateran yang berada di satu kawasan dengan tempatnya bersekolah.

Keluarga tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Tak lama kemudian, beberapa anggota polisi dari Polrestabes Surabaya tiba dengan dua mobil patroli. Namun, setelah berdiskusi singkat dengan pihak sekolah, polisi justru kembali ke kendaraan mereka dan meninggalkan lokasi.

Kabar penundaan pengecekan TKP tewasnya siswa kelas IX tersebut disampaikan kepada Tanu. Namun, ia mengaku tidak sempat mendengar alasan penundaan karena sudah larut dalam kesedihan.

"Sempat disampaikan alasan kenapa ditunda, tapi saya gak dengar karena sudah terlanjur blank karena ditunda," kata Tanu dengan suara lirih.

Rasa emosional tak terbendung, Tanu bersujud di depan sekolah sambil meratapi kepergian putra satu-satunya itu. Christine pun mencoba menenangkan suaminya yang berteriak histeris memohon keadilan.

"Ini bukan anak kucing, ini anak manusia! Aku mohon keadilan. Kalau perlu, gantikan nyawaku, aku tak apa-apa," ujarnya dengan suara bergetar.

Hingga kini, keluarga korban masih menunggu kepastian dari pihak kepolisian mengenai jadwal pengecekan ulang di TKP untuk mengusut penyebab kematian Steven secara transparan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore