Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Maret 2026, 05.57 WIB

Komplotan Curanmor Surabaya Asal Bangkalan Diringkus, Beraksi di 24 TKP Termasuk Semolowaru

Tampang pelaku curanmor yang sudah beraksi di 24 TKP wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. (Instagram @luthfie.daily) - Image

Tampang pelaku curanmor yang sudah beraksi di 24 TKP wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. (Instagram @luthfie.daily)

JawaPos.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), gang sudah beraksi di 24 TKP di wilayah Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Mereka adalah Sahrul, warga Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, dan Arifin, warga Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Hal ini disampaikan Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto.

Ia mengungkapkan, kasus ini terbongkar setelah polisi menindaklanjuti laporan seorang korban berinsial M, yang kehilangan sepeda motor di rumahnya di Jalan Semolowaru Tengah II, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

"Korban membuat laporan kehilangan sepeda motor honda beat warna cokelat dengan nopol L 3254 AAH. Aksi pelaku terekam CCTV, sehingga petugas langsung melakukan penyelidikan dan diketahui identitasnya," ucapnya, Selasa (10/3).

Hadi menyebut Sahrul dan Arifin menjalankan aksi curanmor secara bersama-sama. Keduanya lebih dulu berkeliling mencari motor matik yang terparkir di teras rumah, lalu membagi peran setelah menemukan target.

"Tersangka Sahrul berperan sebagai eksekutor, yang merusak rumah kunci sepeda motor dehgan kunci letter T. Sementara tersangka Arifin perannya sebagai joki kendaraan sarana pada saat melakukan pencurian," imbuhnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 buah kunci T yang telah dimodifikasi, 3 buah mata kunci, 1 buah celurit, 1 unit sepeda motor honda beat warna cokelat milik korban M, dan dua buah handpone android.

Sementara itu, dalam konten media sosial Instagram milik Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan @luthfie.daily, tersangka Sahrul mengaku kendaraan yang diincar adalah honda Beat dan Vario.

"Sasaran motor matik Beat dan Vario. Kalau lainnya susah," tutur Sahrul, sambil mempraktekkan caranya membobol sepeda motor matic, dikutip dari konten Instagram @luthfie.daily, Selasa (10/3).

Kedua tersangka juga mengaku adalah residivis kasus serupa yang pernah menjalani hukuman penjara selama 1 tahun 10 bulan.

Namun, alih-alih kapok, keduanya malah berduet dan melakukan curanmor lagi di 24 TKP.

"Duet maut ini, iniloh TKP nya banyak sekali, ada 24, Kecamatan Krian, Pasar Larangan, Tegal Sari, Wonokromo, Jojoran, banyak di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik," ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore