
Pedagang Serambi Ampel jajakan kuliner di kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, Surabaya. (Radar Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menaruh perhatian pada kawasan strategis di Metropolis. Salah satunya pada kawasan religi Ampel yang juga terdapat serambi Ampel. Kawasan sentra kuliner UMKM di bekas bangunan rumah potong hewan (RPH). Penataan dilanjutkan sembari menunggu proses relokasi RPH sapi tuntas.
Kepala Bidang Bangunan Gedung di Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Iman Krestian menjelaskan, proses penataan dilakukan setelah relokasi RPH sapi tuntas. Dia memprediksi proses penataan dimulai pertengahan tahun.
”Kurang lebih seperti itu, momen sekarang sampai menjelang pertengahan tahun penyelesaian relokasi ke barat,” katanya kemarin (10/4). Dia menjelaskan, gambaran penataan lanjut itu meliputi beberapa hal dasar. Mulai dari normalisasi, pembersihan kawasan Serambi Ampel.
Hingga proses menetralkan fungsi bangunan agar tidak terkesan bekas area pemotongan hewan. Sembari itu, Pemkot Surabaya berproses melanjutkan penataan dengan PD Rumah Potong Hewan (RPH) atau dengan BUMD lainnya untuk berkolaborasi dengan investor.
”Tujuannya untuk pengembangan fasilitas di kawasan wisata religi, karena ini penting tak hanya branding, tapi juga jangka panjang,” jelasnya. Soal bau, Iman mengungkapkan pengunjung yang merasakan bau hanya saat hendak memasuki area Serambi Ampel. Sedangkan di area dalam cenderung netral.
Dia menganalisis, salah satunya karena belum berfungsi optimal Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) RPH. Sehingga, proses utamanya harus segera merelokasi RPH ke lokasi baru untuk mengoptimalkan operasional RPH dan Serambi Ampel.
”Banyak konsep yang bisa dituangkan untuk pengembangan Serambi Ampel, sembari menunggu itu kami juga mematangkan segala persiapannya,” jelasnya. Namun, ada beberapa hal yang memungkin dapat dikembangkan. Salah satunya menjadikan Serambi Ampel sebagai pusat studi, dan pusat informasi kawasan tematik.
”Seperti museum religi, di sana ada pusat informasi dan edukasi bagi yang datang, dan banyak opsi yang kami matangkan,” jelansya. Dia berharap, proses tersebut dapat menjadikan Ampel melampaui sebagai pusat religi namun juga edukasi dan pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, menurut Abdullah salah satu pedagang Serambi Ampel, suasana ramainya pengunjung cenderung ketika Ampel punya gawe. Seperti kunjungan rutin, pengajian maupun haul. ”Bebeapa orang yang mau ke Ampel mampir ke sini dulu,” ujarnya
Sebab, Serambi Ampel juga menjadi sarana sirkulasi parkir peziarah yang hendak ke Masjid Ampel maupun ke Makam Sunan Ampel. ”Tapi kalau hari-hari biasa ya sepi, yang berkunjung juga sedikit,” imbuhnya. (zam)
Baca Juga: Lima Kampus UIN Buka FK, Teranyar UIN Sunan Ampel Surabaya, Kemenag Minta Tak Sekadar Cetak Dokter
1. Relokasi RPH Jadi Syarat Awal. Penataan kawasan Serambi Ampel akan dimulai setelah relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) sapi selesai, diperkirakan pertengahan tahun ini.
2. Transformasi dan diperkuat dengan Museum Religi. Serambi Ampel direncanakan menjadi pusat studi dan museum religi, lengkap dengan fasilitas informasi dan edukasi untuk pengunjung.
3. Normalisasi dan Netralisasi Fungsi. Penataan mencakup pembersihan kawasan serta menghapus kesan Serambi Ampel sebagai bekas area pemotongan hewan.
4. Dorong Branding dan Ekonomi Lokal. Pemkot menggandeng BUMD dan investor untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata religi dan sentra ekonomi berbasis UMKM.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
