Ilustrasi pelaksanaan SPMB di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Tahun ajaran baru menjadi momen yang dinanti-nanti oleh siswa dan wali murid di Kota Surabaya. Oleh karenanya, perlu untuk mengetahui skema Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026.
Sebagaimana diketahui, pada akhir Januari 2025, Mendikdasmen Abdul Mu'ti resmi mengganti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Nantinya ada empat jalur penerimaan yang bisa diikuti calon siswa dalam SPMB. Diantaranya jalur domisili (dulunya dinamai jalur zonasi), jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi (dulunya dinamai jalur perpindahan orang tua).
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, skema SPMB 2025/2026 berbeda dibanding penerimaan tahun-tahun sebelumnya. Terlebih pada jalur domisili tingkat SMP.
"Jika sebelumnya, jalur domisili itu kuotanya utuh 40 persen, kini dibagi menjadi dua, 20 persen untuk pendaftar dari wilayah sekitar sekolah dan 20 persennya lagi untuk kelurahan dalam satu kecamatan," tuturnya, Minggu (6/4).
Yusuf mencontohnya Kecamatan Sukolilo yang memiliki lima kelurahan. Artinya, kuota 20 persen itu dibagi lima, sehingga setiap kelurahan di Sukolilo mendapat jatah 4 persen untuk masuk ke sekolah negeri tertentu.
Skema seperti ini diyakini Yusuf dapat memberikan peluang lebih merata bagi siswa yang tinggal di dekat sekolah. Hanya saja, tidak semua Kelurahan di Kota Surabaya memiliki SMP Negeri.
"Untuk itu, kuota domisili dalam satu kecamatan tetap dibuka, sehingga anak-anak dari sekitar sekolah minimal punya harapan. Nanti tetap di ranking, meski hanya satu kelurahan di kecamatan tersebut," imbuh Yusuf.
Yang jelas, ia menegaskan bahwa bahwa perubahan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tidak akan mengganggu proses pembelajaran di Surabaya. Pihaknya pun siap mengikuti arahan dan petunjuk teknis dari pusat. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
