Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Februari 2025 | 22.14 WIB

Tak Ada Nasi, Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 10 Surabaya Diganti Ubi

Menu Makan Bergizi Gratis minggu keempat di SMA Negeri 10 Surabaya, tidak ada nasi dan susu. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Menu Makan Bergizi Gratis minggu keempat di SMA Negeri 10 Surabaya, tidak ada nasi dan susu. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Pemandangan tak biasa terlihat di pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) minggu keempat di SMA Negeri 10 Surabaya. Tidak ada sajian nasi di nampan menu Makan Bergizi, Senin (10/1).
 
Dari pantauan JawaPos.com, terlihat menu MBG SMA Negeri 10 Surabaya hari ini, Senin (10/1), adalah ubi kuning rebus sebagai pengganti nasi, odeng fish cake, satu potong tahu, tumisan sawi putih dan jagung, dan empat buah rambutan. 
 
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 10 Surabaya, Vivit Putri mengungkapkan bahwa setiap minggunya, menu MBG yang disajikan berubah-ubah. Ini agar siswa tidak merasa bosan.
 
 
“Setiap minggu menu MBG mengalami variasi. Kadang karbohidrat diganti dengan spageti atau ubi, dan dalam satu minggu ada satu hari di mana ubi menjadi sumber karbohidrat utama,” ujar Vivit di Surabaya, Senin (10/2).
 
Selain nasi, menu Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 10 Surabaya juga tidak selalu menyajikan susu. Namun sebagai gantinya, siswa akan menikmati tahu atau tempe sebagai sumber protein hewani.
 
“Satu minggu ada susu, minggu berikutnya tidak diberikan (susu), karena kebutuhan gizinya sudah terpenuhi jadi diganti dengan tahu atau tempe,” imbuhnya. Namun, Vivit memastikan perubahan menu tidak mengurangi kebutuhan gizi siswa.
 
 
Lebih lanjut, Vivit mengatakan bahwa sebanyak 1.166 siswa di SMA Negeri 10 Surabaya telah mencicipi makanan bergizi secara cuma-cuma sejak Senin (6/1). Artinya program MBG sudah berjalan di sana selama empat pekan.
 
Terkait keluhan dari siswa terkait kualitas makanan, Vivit menegaskan pihak sekolah segera berkoordinasi dengan pihak katering dan Badan Gizi Nasional untuk melakukan penyesuaian menu.
 
“Misalnya, buah yang sudah dipotong seperti semangka bisa terasa masam jika disiapkan sejak malam. Karena itu, sekarang diganti dengan buah seperti rambutan yang lebih tahan lama,” tandas Vivit. 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore