Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Februari 2025 | 21.16 WIB

Menko Zulhas Pastikan Stok Pangan Tercukupi Menjelang Ramadhan: Aman, Semuanya Cukup

Menko Zulhas memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Ramadhan tercukupi. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos). - Image

Menko Zulhas memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Ramadhan tercukupi. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos).

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan ketersediaan pangan di Indonesia, khususnya di Surabaya, tetap aman menjelang bulan Ramadan yang jatuh pada Maret 2025. Dalam kunjungannya ke urban farming Kosagrha Lestari di Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Senin (10/2), ia menegaskan bahwa stok pangan cukup dan harga masih dalam kondisi terjangkau.
 
"Stok aman. Beras cukup, semua cukup, aman," ujar Zulhas saat meninjau lokasi urban farming tersebut.
 
Soal harga, Zulhas menyebut, "Tersedia dengan harga yang terjangkau, Insya Allah,".
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, yang turut mendampingi, juga memastikan bahwa stok pangan di kota ini dalam kondisi stabil. "Stok untuk Ramadan aman, Insya Allah," ujarnya.
 
 
Pemerintah Kota Surabaya sudah melakukan upaya pengecekan. "Sampai hari ini kami sudah melakukan pengecekan di lapangan bersama tim, dan sampai saat ini masih aman," ujarnya.
 
Urban farming Kosagrha Lestari menempati lahan fasilitas umum (fasum) yang telah dimanfaatkan sejak 2021. Program ini menjadi salah satu contoh sukses dalam pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
 
Dalam kunjungannya, Zulhas meninjau berbagai sektor pertanian yang dikembangkan di lokasi tersebut, mulai dari budidaya tanaman pangan hingga peternakan mandiri. Lahan urban farming ini ditanami berbagai jenis sayuran seperti cabai, terong, sawi, dan aneka tanaman hortikultura lainnya. Selain itu, di tempat ini juga terdapat peternakan ayam petelur dan budidaya ikan yang membantu warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
 
"Jika gerakan seperti ini bisa meluas ke berbagai daerah, masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Ini akan sangat membantu dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar," ujar Zulhas.
 
Ia menambahkan bahwa konsep urban farming juga berperan penting dalam mengurangi dampak inflasi pangan. "Bayangkan jika cabai bisa ditanam sendiri di banyak tempat, maka harga di pasar tidak akan berfluktuasi tinggi. Ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk ketahanan pangan nasional," lanjutnya.
 
Dengan adanya jaminan ketersediaan pangan menjelang Ramadan, Zulhas berharap masyarakat tidak perlu khawatir. "Saya mengapresiasi kerja keras warga di sini. Semoga gerakan ini bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik," pungkasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore